Kurangi risiko bencana, BPBD Agam tebang pohon berpotensi tumbang di jalan provinsi

id tebang pohon,agam,padang,sumbar

Anggota BPBD Agam, Polres Agam dan Satpol-PP Damkar membersihkan pohon yang ditebang dari badan jalan di Lubuk Sao, Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya, Senin (15/7). (Ist)

Lubukbasung, (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, SumateraBarat melakukan penebangan pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang jalan provinsi guna mengurangi risiko bencana.

Kepala BPBDAgamMuhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Selasa, mengatakan pohon yang ditebang itu berada di sepanjang jalan provinsi menghubungkan Lubukbasung menuju Bukittinggi tempatnya di Lubuk Sao, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya.

"Seluruh pohon yang berpotensi tumbang ditebang menggunakan mesin potong kayu," katanya.

Ia mengatakan penebangan pohon itu melibatkan Satgas BPBD Agam, anggota Polres Agam, Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran.

Ini dalam rangka mengurangi resiko bencana akibat pohon tumbang di daerah itu saat angin kencang.

Dengan cara itu diharapkan tidak ada korban jiwa dan kemacetan arus lalu lintas karena pohon tumbang.

"Kita mengantisipasi sebelum bencana terjadi," katanya.

Ia menambahkan Agam merupakan daerah rawan bencana berupa tanah longsor, banjir, gempa bumi, angin puting beliung dan lainnya.

Bencana itu tambahnya, berpotensi hampir di seluruh kecamatan di Agam.

Untuk mengurangi korban jiwa, BPBD setempat memberikan sosialisasi dan simulasi bencana longsor, gempa bumi dan lainnya.

"Sosialisasi dan simulasi itu setiap tahun digelar dengan melibatkan masyarakat," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar