PWI Agam targetkan seluruh anggota ikuti uji kompetensi wartawan

id ukw, pwi agam, uji kompetensi wartawan

Asisten I Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Sekda Agam, Rahman memberikan kata sambutan saat penbukaan rapat kerja PWI Agam di aula Hotel Sakura Syariah Lubukbasung, Sabtu (13/7). (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan seluruh anggota dan pengurus lembaga itu sudah mengikuti Ujian Kopetensi Wartawan (UKW) pada 2022.

"Target ini merupakan program kerja pengurus PWI Agam periode 2019-2022," kata Ketua PWI Agam,Mursyidi saat rapat kerja di Hotel Sakura Syariah Lubukbasung, Sabtu.

Ia mengatakan, jumlah anggota dan pengurus PWI Agam sebanyak 33 orang dan belum melakukan UKW 22 orang.

Sedangkan yang sudah melakukan UKW sembilan orang. Mereka itu mengikuti UKW semenjak 2013, 2014, 2016 dan 2018.

"Ke sembilan pengurus ini mengikuti UKW yang diadakan oleh PWI Sumbar," katanya.

Agar target itu tercapai, tambahnya, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Pemkab Agam atau lembaga lain, sehingga target itu akan tercapai nantinya.

"Kita akan menyampaikan program itu ke Pemkab Agam, agar Pemkab mengalokasikan dana untuk kegiatan itu pada APBD," katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumbar, Muhammad Khudri mengatakan PWI bertugas untuk meningkatkan kompetensi wartawan dan memfasilitasi anggota atau pengurus untuk UKW.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah setempat bisa mengalokasikan dana untuk pelaksanaan UKW bagi pengurus PWI Agam, karena kabupaten dan kota lain di Sumbar ada mengalokasikan dana untuk pelaksanaan UKW.

"Pemkab Tanah Datar mengalokasikan dana untuk pelaksanaan UKW pada 2019," katanya.

Asisten I Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Sekda Agam Rahman menambahkan pemerintah siap mengakomodir dan akan dikerjasamakan dengan ketentuan adanya kesepakatan awal antara PWI dan Pemkab Agam.

"Kita mendukung upaya peningkatan kapasitas wartawan di daerah itu," katanya.

Rahman berharap rapat kerja akan melahirkan inovasi dan program kerja dalam membangun lembaga dan daerah.

Namun pihaknya tidak menginginkan program yang dilahirkan tidak hanya di atas kertas, tetapi diterapkan nantinya.

"Jangan sampai program yang dilahirkan, tidak satu pun terlaksana," katanya.

Rapat kerja PWI Agam tersebut dihadiri oleh 25 anggota dan pelaksanaan itu berlangsung selama satu hari.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar