Ribuan jamaah BMKT Sumbar semarakkan pembukaan Pariaman Expo 2019

id Pariaman Expo,BKMT Sumbar,Nasrul Abit

Pelepasan balon pertanda dibukanya Pariaman Expo 2019, Sumbar yang diharidi oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (lima kiri) dan Walikota Pariaman Genius Umar (enam kiri) beserta sejumlah pihak lainnya, di Pariaman, Minggu (7/7). (Antara Sumbar/Aadiaat M. S)

​​​​​​​Pariaman (ANTARA) - Ribuan jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan dakwah wisata di Kota Pariaman sehingga menyemarakkan pembukaan Pariaman Expo 2019 yang dilaksanakan oleh pemerintah kota (Pemkot) setempat di Pantai Gandoriah.

"Ini tentu membantu Pariaman Expo untuk mempromosikan produk-produk di Pariaman," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit pada sambutannya dalam pembukaan Pariaman Expo 2019 di Pariaman, Minggu.

Ia mengatakan dengan kehadiran ribuan jamaah BKMT maka dapat membantu promosi produk-produk dan objek wisata di Pariaman sehingga diketahui oleh masyarakat luas, bahkan jamaah tersebut membeli produk di kota itu.

Menurutnya Pariaman Expo merupakan salah satu cara jitu Kota Pariaman untuk mempromosikan wisata dan produk yang diproduksi warganya kepada masyarakat luas.

"Kota Pariaman hanya kota kecil namun ditata dengan rapi untuk menunjang pariwisata," katanya.

Ia mengatakan pihaknya mendukung BKMT yang melaksanakan dakwah wisata untuk menyampaikan syiar Islam.

"Ini menunjukkan kekompakkan jamaahnya, dan pemahaman tentang agama memang harus diperdalam," ujarnya.

Sementara itu Ketua BKMT Sumbar Abdul Aziz mengatakan selama ini pihaknya kesulitan untuk mencari lokasi untuk melaksanakan dakwah wisata karena jumlah jamaah yang ribuan.

"Namun di sini bisa kami laksanakan bahkan jamaah pun bersemangat untuk ikut," ujar dia.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan pembukaan Pariaman Expo 2019 merupakan penyelanggaran yang paling meriah dari even yang sama yang pernah dilaksanakan pihaknya.

"Pada hari ini dapat dilihat bahwa Pariaman menjadi lokasi wisata," kata dia.

Meskipun Pemko menjadikan Pariaman sebagai wisata namun pihaknya tetap membawa syiar Islam di dalamnya yaitu dengan mendirikan masjid terapung di kawasan objek wisata.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar