11 pos kesehatan disiapkan layani jamaah haji di Mekkah

id Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dr Eka Yusuf Singka,Kepala Pusat Kesehatan Haji

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dr Eka Yusuf Singka di Jakarta, Selasa (2/7/2019). (ANTARA News/Anom Prihantoro)

Jakarta, (ANTARA) - Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dr Eka Yusuf Singka menyiapkan 11 pos kesehatan di Mekkah, Arab Saudi, untuk melayani jamaah Indonesia di kawasan terpadat ketika musim haji.

"Terdapat 11 di Mekkah dan enam di Madinah," kata Eka saat berbincang di kantornya, Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan total 17 unit pos kesehatan gabungan itu menginduk di bawah koordinasi dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah dan Madinah.

Pos kesehatan, kata dia, akan melayani jamaah Indonesia yang sedang melangsungkan ibadah haji. Selain tenaga medis yang ada di pos kesehatan, terdapat juga dokter dan perawat yang melayani jamaah di setiap kelompok terbang sehingga kesehatan jamaah terjamin.

Saat fase jamaah bergerak di area Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Eka mengatakan Puskes Haji akan mendirikan satu tenda pos pusat kesehatan di area itu.

Pos kesehatan Armuzna, kata dia, didukung enam pos tenda pendukung yang tersebar di dekat tenda jamaah Indonesia untuk mendekatkan akses bagi jamaah.

Dia mengatakan fase Armuzna adalah kondisi yang cukup rentan bagi jamaah terutama mereka yang lanjut usia. Jamaah akan melakukan menginap sementara (mabit) di Arafah dan Mina di tenda-tenda yang sudah disediakan.

Khusus mabit di tenda Mina, jamaah akan banyak berjalan kaki tujuan tenda-Jamarat di siang hari yang terik. Untuk itu, Eka mengatakan pihaknya juga menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) yang akan menjadi tenaga medis di lapangan melayani jamaah. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar