Pembangunan GI rampung, pemadaman di Pasaman bisa teratasi

id PLN,Gardu Induk,Pemadaman,listrik,Pasaman

Lokasi Gardu Induk yang sedang proses pembangunan di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. (ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Pemadaman listrik yang selalu terjadi dan dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Pasaman bakal segera berakhir, menyusul beroperasinya Gardu Induk (GI) yang dibangun PT PLN di wilayah itu.

Saat ini, pengerjaan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 KV di Ampanggadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti itu akan segera rampung. Pengerjaannya kini sudah mencapai tahap 90 persen. Sejak mulai dikerjakan pada 2017 lalu.

"Pengerjaan pembangunan GI Ampanggadang, Pasaman ini dilaksanakan oleh PT Adhi Karya, dengan nomor kontrak:205PJ.PLN2017/DAN.02.02/UIPII/2017," kata Site Engineer Manager, Teguh Pudjianto, melalui Staf Engineer, Ari Tri Agusta, Kamis.

Pengerjaan proyek pembangunan GI saat ini memasuki tahap pemasangan Instal Elektrikal Mekanikal (IEM). Namun, pantauan di lapangan tampak masih menyisakan sejumlah pekerjaan. Padahal, waktu hanya tersisa dua bulan lagi.

"Kita optimis, pengerjaan pembangunan GI ini rampung sebagaimana kesepakatan dalam kontrak kerja," ujarnya.

Dalam perjanjian kontrak kerja, masa pengerjaan GI 150 KV Pasaman itu dimulai pada Agustus 2017, akan berakhir pada 14 Agustus 2019 atau 720 hari kalender.

"Iya, dua tahun pengerjaan. Kalau untuk pagu dananya saya kurang tahu, bukan kapasitas kami," ungkap Ari, senada dengan Kepala Gudang GI, Masud.

Manager PLN ULP Lubuksikaping, Endavid Yusyaf mengatakan, peristiwa pemadaman listrik di wilayah Pasaman akan teratasi seiring rampungnya pembangunan GI tersebut, nantinya.

"Ya, sudah pasti itu. Pemadaman akan teratasi dengan adanya GI beroperasi di Pasaman. Selama ini pemadaman kerap terjadi karena kita kekurangan pasokan dari GI Simpangampek dan GI Bukittinggi," katanya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar