Talago Anguih, destinasi wisata baru yang mulai ramai dikunjungi di Tanah Datar

id Objek wisata Talago Anguih

Pengunjung bermain sepeda air di Talago Anguih, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Tanah Datar. (Antara Sumbar/Etri Saputra)

Batusangkar, (ANTARA) - Talago Anguih menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Objek yang mulai ramai dikunjungi pada hari libur itu berlokasi di Simpang Kulik Manih, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.

Talago Anguih adalah perairan seluas 2,5 hektare seperti danau kecil namun di kawasan itu sudah dilengkapi sejumlah wahana bermain anak seperti sepeda air untuk menyusuri telaga. Dengan hanya membayar sewa Rp10.000 sudah bisa dinikmati dengan kapasitas dua orang dewasa dan dua anak.

Pengelola wisataTalago Anguih, Delfi Adridi Batusangkar, Senin, mengatakan talagoatau telaga ini baru dibuka untuk umum setelah Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Hal ini bermula dari para pemuda Nagari Taluakyang telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersepakat denganniniak mamak atau tokoh adat dan tokohmasyarakat untuk menjadikan Talago Anguih menjadi objek wisata, dan menjadi salah satu unit usaha Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).

Melalui dana nagari kemudian membeli empat unit sepeda air, tiga unit perahu dayung, dan satu unit perahu mesin, kata Delfi yang juga Ketua BUMNag Nagari Taluak.

Pengunjung berswafotodi Talago Anguih, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Tanah Datar. (Antara Sumbar/Etri Saputra)


Setelah jadi destinasi wisata, keberadaan Talago Anguihtelah berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.

Terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang menjadi peluang usaha baru bagi warga sekitar untuk membuka usaha berjualan di sekitar objek wisata.

Melihat besarnya peluang ke depan pihaknya akan membangun sejumlah fasilitas pendukung lainnya agar selalu ada yang baru untuk wahana permainan di sekitarTalago Anguih.

Jaringan listrik, pembangunanspot foto, playing fox, dan dermaga yang representatif untuk sandaran kapal mendesak, termasuk bangunan untuk para pedagang UMKM berjualan.

Ia berharap pembangunan ini bisa didukung pemerintah setempat terutama Dinas Pariwisata Tanah Datar, dan partisipasi para perantau.

"Untuk membangun itu semua membutuhkan biaya yang cukup banyak, sementara dana nagari terbatas, kita berharap ada bantuan dari pemerintah dan perantau," ujarnya.

Pemanfaatan Talago Anguihjuga bisa menjadi embungyang menampung air untuk mengairi sawah petani sekitar. Sebab air talagoini juga telah mengairi sawah yang berada di bawahnya.

Perahu dayung juga da di Talago Anguih, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Tanah Datar. (Antara Sumbar/Etri Saputra)


Wali Nagari Taluak Pendi Aswilmengatakan pengembanganTalago Anguihjadi objek wisata untuk memberikan sumber pendapatan bagi nagari.

Acara pacu perahu yang digelar pada Sabtu (15/6) menjadi evenyang menarik masyarakat dan kawasan itu menjadi ramai bukan hanya dari warga sekitar, tapi juga dari kabupaten kota lain.

"Kalau evenini bisa masuk menjadi kalender wisata pemerintah Tanah Datar, tentu akan sangat bagus," kata dia.

Ia mengapresiasi pemuda setempat yang telah mengelola Talago Anguih menjadi destinasi wisata baru diLintau Buo, khususnya dan Tanah Datar umumnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar