Dua kecamatan di Padang Pariaman rawan abrasi pantai, ini lokasinya

id abrasi pantai,abrasi pantai padang pariaman,BPBD Padang Pariaman

Warga sedang melihat dampak abrasi di Nagari Pasir Baru, Kecamatan Sungai Limau. Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar yang mengancam rumah warga di daerah itu, Kamis (20/6). (Antara Sumbar/Aadiaat M. S)

Parit Malintang  (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat ada dua kecamatan di daerah itu rawan terjadi abrasi pantai.

"Setidaknya ada dua kecamatan yang rawan abrasi, kalau pun ada di lokasi lain dampaknya tidak parah," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya di Parit Malintang, Jumat.

Ia menyebutkan adapun dua kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Sungai Limau tepatnya di Korong Pasir Baru, Nagari Pilubang dan Kecamatan Ulakan Tapakis tepatnya di pantai Kawasan Makam Syekh Burhanuddin.

Ia menyampaikan penanggulangan abrasi tersebut telah dijanjikan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V yang mana untuk di Ulakan Tapakis telah mulai dikerjakan dengan dana Rp46 miliar.

Namun, lanjutnya pihaknya belum mendapatkan kepastian kapan dan berapa anggaran yang dikucurkan untuk mengatasi abrasi di Sungai Limau.

Menurutnya kemungkinan pihak BWSS sedang menjalankan proses yang harus dilalui apalagi cakupan kerja instansi itu yang luas.

"2018 BWSS V telah meninjau lokasi dan memberikan karung yang terbuat dari geotekstil untuk mengatasi sementara abrasi hingga pengerjaan penanganan dilakukan," katanya.

Karung tersebut diisi oleh masyarakat dengan pasir guna menahan sementara derasnya gelombang ombak menghantam pantai.

"Tapi itu sifatnya sementara, kami inginkan sifatnya permanen sehingga tahan lama," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya meyakini BWSS V masih berupaya agar penanganan abrasi pantai di Sungai Limau dapat dikerjakan segara mengingat akan berdampak pada pemukiman warga, tempat usaha, dan sekolah yang keberadaanya dekat dengan lokasi abrasi.

Sebelumnya warga Korong Pasir Baru, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman mengharapkan pemerintah daerah itu segera menangani abrasi pantai di daerah itu.

"Abrasi sudah lama, namun pada lebaran kemarin abrasi tambah parah," kata salah seorang warga Pasir Baru Darmansyah di Sungai Limau, Kamis.

Ia mengatakan pada lebaran kemarin bibir pantai sampai pada dapur rumah warga padahal warga telah memasang polongan dan karung yang terbuat dari geotekstil.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar