Forum pedagang mulai bersihkan TWA Rimbo Panti dari sampah

id Sampah,Rimbo panti

Sampah yang sudah dikumpulkan mulai diangkut menggunakan becak motor menuju TPS di Pasar Inpres, Tapus. (Ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Sampah sisa dari perayaan lebaran Idul Fitri 1440 H di taman wisata alam (TWA) Rimbo Panti, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman mulai dibersihkan.

Forum pedagang bersama tim kebersihan Nagari Panti, adalah penggiat aksi bersih-bersih di kawasan objek wisata andalan di Pasaman itu. Pembersihan dilakukan sejak Rabu (12/6) hingga Kamis (13/6).

Ketua Forum Pedagang TWA Rimbo PantiEfrizal mengatakan, aksi bersih-bersih sampah di kawasan TWA itu merupakan komitmen para pedagang dalam rangka menjaga kebersihan di objek wisata andalan tersebut.

"Ini sudah menjadi bagian komitmen kami seluruh pedagang yang berjualan di kawasan TWA Rimbo Panti untuk selalu menjaga kebersihan pasca perayaan libur lebaran di objek wisata alam ini," kata Efrizal, saat dihubungi.

Sebanyak 200 pedagang, kata dia, berjualan di kawasan tersebut selama perayaan libur lebaran kemarin. Ratusan pedagang itu berjualan aneka ragam makanan dan minuman, produk mainan, asesoris, buah dan lainnya.

"Begitu perayaan lebaran usai, kita (pedagang) membuka sendiri lapak-lapak, membersihkan taman wisata alam dari sampah," ujarnya.

Sampah yang sudah dikumpulkan dengan karung goni, selanjutnya ditumpuk di satu titik sebelum diangkut menuju TPA di Puncak Labuai, Lubuksikaping oleh Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DLHPRKP).

"Sampah-sampah itu kita buang ke TPS di Pasar Inpres, terlebih dahulu sebelum diangkut ke TPA oleh petugas kebersihan dari Pemda nanti," katanya.

Dikatakan, kebersihan TWA Rimbo Panti harus tetap terjaga dengan baik. Sebab, TWA Rimbo Panti merupakan destinasi wisata andalan di daerah itu yang selalu ramai dikunjungi para wisatawan setiap lebaran tiba.

"Ya harus itu. Kebersihannya harus mi nomor satu. Jangan dibiarkan kotor, biar selalu ramai dikunjungi wisatawan meski pun setahun sekali," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar