Sesuaikan kemampuan dengan jabatan, pejabat eselon II Padang Panjang ikuti uji kompetensi

id uji kompetensi,padang panjang,sumbar

Pejabat eselon II di Padang Panjang mengikuti uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama.  (Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, (ANTARA) - Pejabat eselon II di Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat mengikuti uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama untuk melihat kesesuaian kemampuan dengan jabatan yang diemban saat ini.

Sekretaris Daerah Padang Panjang Sonny Budaya Putra di Padang Panjang, Rabu, mengatakan uji kompetensi yang diikuti oleh 20 orang pejabat eselon II itu terdiri dari beberapa tes yang berguna melihat kemampuan para eselon II tersebut.

Di tahap pertama peserta ditugaskan membuat makalah berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi dari pejabat bersangkutan dalam waktu tiga jam.

Makalah juga memuat informasi mengenai kinerja yang dilakukan pejabat bersangkutan dalam kurun dua tahun terakhir serta target kerja untuk empat tahun ke depan.

"Selanjutnya pada 17 hingga 19 Juni 2019 dilakukan presentasi mengenai makalah dan wawancara bagi setiap pejabat yang mengikuti uji kompetensi ini. Semuanya dinilai oleh panitia seleksi (pansel)," katanya.

Ia menerangkan hasil dari uji kompetensi akan menjadi gambaran potensi dan keahlian setiap pejabat sehingga dijadikan dasar dalam penempatan jabatan sesuai keahlian yang dimiliki.

"Hasil uji kompetensi disampaikan kepada pejabat pembina kepegawaian atau kepala daerah sebagai bahan rekomendasi dalam penempatan pejabat dan sesuai aturan ini diusulkan ke Komisi ASN," jelasnya.

Ia menargetkan hasil uji kompetensi dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan secepatnya agar kinerja pemerintah berjalan secara tepat sasaran dan memberi dukungan terhadap perbaikan pelayanan masyarakat.

Jika hasil uji telah rampung namun masih ada jabatan eselon II yang kosong maka akan dilakukan seleksi terbuka yang dapat diikuti pejabat eselon II di Padang Panjang dan daerah lain di Sumbar. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar