Padang Panjang beri sanksi ASN tidak hadir hari pertama kerja

id Asn bolos,Pemkot Padang Panjang

Silaturahim ASN dengan kepala daerah di Padang Panjang. (Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat memberlakukan sanksi bagi ASN yang tidak hadir apel gabungan di hari pertama kerja usai libur Lebaran 1440 Hijriah.

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran saat memimpin apel gabungan di Padang Panjang, Senin, mengatakan pemberlakuan sanksi sudah pernah disampaikan pada ASN saat sidak hari terakhir kerja pada 31 Mei 2019 sebelum libur Lebaran.

Sanksi yang akan diberlakukan bergantung pelanggaran yang dilakukan misalnya terlambat apel hingga tidak hadir di hari pertama kerja.

Jumlah ASN yang melanggar aturan seperti terlambat hingga tidak masuk kerja akan dihimpun terlebih dahulu oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

"Sanksinya bisa berupa pemotongan tunjangan atau lainnya," katanya.

Dalam amanatnya di hari pertama kerja itu, wali kota berpesan agar kepala setiap perangkat daerah mampu mengkoordinir kerja para bawahan.

Menurutnya masa libur yang cukup panjang diharapkan bisa memberikan semangat baru bagi para pegawai dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

"Kami agar lebih aktif dan inovatif, tidak hanya diam saja menunggu arahan agar hasil kerja bisa lebih memuaskan dari pada sebelumnya," katanya.

Usai pelaksanaan apel, kepala daerah beserta sekretaris daerah menggelar silaturahim bersama seluruh ASN di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar