Selama libur lebaran 2019 , trafik data XL Axiata melonjak 57 persen

id xl axiata,trafik data xl,xl lebaran 2019

Selama libur lebaran 2019 , trafik data XL Axiata melonjak 57 persen

Seorang teknisi XL Axiata sedang memeriksa BTS untuk menjamin kepuasan pelanggan. (Dokumentasi XL Axiata)

Jakarta (ANTARA) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil melalui masa krusial periode lebaran (H-1 hingga H+1) Lebaran 2019 dengan performa yang baik, karena selain hampir tidak ada problem jaringan yang berarti, trafik layanan data juga meningkat hingga 24 persen dibandingkan hari biasa.

Sementara jika dibandingkan trafik tertinggi pada Lebaran tahun 2018, trafik Lebaran tahun ini meningkat 57 persen. Selain data, trafik layanan SMS juga meningkat sebesar tiga persen dibandingkan hari biasa, sedangkan layanan percakapan/voice cenderung mengalami penurunan karena perubahan perilaku pengguna yang banyak beralih ke layanan data.

"Satu hal yang paling krusial dalam menyediakan layanan selama libur Lebaran setiap tahun adalah bagaimana kita bisa menyediakan layanan berkualitas, yang merupakan kombinasi antara jaringan dengan performa tinggi dan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Jika kami bisa memastikan semua berjalan baik, maka pelanggan akan nyaman dan trafik dengan sendirinya juga meningkat," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Propinsi Jawa Barat dan Lampung menjadi wilayah dengan trafik data tertinggi selama periode lebaran dengan peningkatan masing-masing sebesar 43 persen dan 38 persen hari biasa.

Apalagi kecenderungan dan kebiasaan pelanggan dalam mengkonsumsi layanan data juga terus berubah seiring dengan cepatnya kemajuan teknologi digital. Persiapan terhadap jaringan XL Axiata tidak hanya sebatas menambah kapasitas atau BTS di jalur mudik, namun juga atas konfigurasi jaringan yang paling sesuai dengan trend dan kebiasaan pelanggan dalam mengkonsumsi layanan terutama data.

Mencermati lonjakan trafik data yang terjadi dibandingkan hari-hari normal, pelanggan terlihat sangat nyaman dalam menggunakan semua jenis layanan. Untuk trafik mengakses ke layanan pesan berbasis data (instant messaging)/Whats App,Line dan sebagainya secara rata-rata meningkat meningkat sebesar 48 persen, mengakses layanan jejaring sosial (social networking site/SNS : Facebook, Twitter, Instagram) meningkat 17 persen, streaming video dan sebagainya meningkat sebesar 22 persen dan lebaran tahun ini ditunjukkan dengan mulai naiknya akses games sebesar 15 persen.

Kontribusi peningkatan trafik akses SNS di hari lebaran terutama didukung meningkatnya trafik mengakses aplikasi Instagram (35 persen), ada juga peta digital WAZE yang meningkatkan sebesar 93 persen dibandingkan hari biasa dan selama masa mudik layanan portal hiburan seperti spotify naik 8 persen dan Netflix 77 persen. Untuk aktifitas pembelian online selama lebaran 2019 juga mengalami perubahan pola dibandingkan lebaran 2018.

Bila Lebaran 2018, situs Lazada paling banyak diakses pelanggan, maka selama Lebaran 2019, Shopee menjadi situs belanja online yang paling banyak diakses pelanggan, disusul Bukalapak dan Tokopedia.

Data dari pusat monitoring jaringan XL Axiata juga menunjukkan area-area dengan lonjakan trafik yang signifikan dibandingkan kondisi normal. Sebut saja seperti pusat perbelanjaan, meningkat enam persen, lokasi wisata naik sembilan persen, bandara naik lima persen, dan stasiun kereta rata-rata naik 12 persen.

"Yang juga menarik untuk diketahui, seiring dengan adanya arus mudik dan balik, trafik di area-area sepanjang jalan tol Trans Jawa juga naik cukup signifikan, yaitu sekitar enam persen dibandingkan hari normal di luar masa mudik," kata Yessie.

Selanjutnya, setelah tersedia sarana jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, perpindahan trafik layanan antar daerah juga meningkat. Tercatat, trafik layanan data di wilayah Jabodetabek berkurang delapan persen selama lebaran 2019. Sebaliknya, trafik layanan data di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta naik antara 10-25 persen, Jawa Barat naik 11-43 persen, Lampung naik 38 persen, dan Sumatera Selatan naik 15 persen.

Kota-kota yang menyumbang kenaikan trafik tertinggi berada di wilayah-wilayah yang menjadi tujuan mudik atau perpindahan pelanggan tersebut. Kota Jepara menjadi kota dengan trafik tertinggi dengan naik 137 persen di banding hari normal, selanjutnya Kota Kuningan naik 102 persen, dan Kabupaten Pemalang naik 83 persen.

Di wilayah Kalimantan, kota dengan trafik tertinggi adalah Kabupaten Kutai Kartanegara naik 79 persen, kota Tanah Laut naik sekitar 51 persen, lalu diikuti kota Balikpapan setinggi 40 persen. Sementara di Sulawesi, Kabupaten Pinrang, naik sekitar 81 persen, dan Kota Manado naik sekitar 16 persen.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar