Pertamina catat konsumsi premium meningkat di Sumbar

id Pertamina

SPBU Kantong Pertamina di salah satu SPBU Kota Padang untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak di kota tersebut (Istimewa)

Padang, (ANTARA) - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mencatat konsumsi bahan bakar jenis premium di Sumatera barat meningkat sekitar 29 persen atau 1,9 juta liter pada awal Juni 2019.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo dalam keterangan persnya di Padang,Sabtu mengatakan kenaikan konsumsi sudah diprediksi dan disiapkan Pertamina sehingga tidak menjadi persoalan berarti.

“Secara umum, penyaluran bahan bakar bensin sejak awal Juni meningkat 28 persen," kata dia.

Peningkatan juga terjadi di bahan bakar non subsidi seperti pertamax, perlatlite dan dexlite dalam periode 1 hingga 6 Juni 2019.

Ia merinci untuk bahan bakar pertamax naik 74 persen dibandingkan pada waktu normal. Pemudik menggunakan bahan bakar ini meningkat menjadi 247 ribu liter dari normal hanya sekitar 142 ribu liter.

Sementara untuk pertalite mengalami peningkatan sebesar 29 persen dibanding waktu normal yakni meningkat menjadi 734 ribu liter per hari dari 567 ribu liter per harinya.

Kemudian untuk Dexlite naik sebesar 18 persen dibanding waktu normal yaitu 9,6 ribu liter dari sebelumnya 8,1 ribu liter per harinya.

Sementara untuk konsumsi biosolar sejak awal Juni turun sekitar separuh dari konsumsi normal.

"Sementara bahan bakar diesel turun 53 persen akibat pembatasan kendaraan berat,” kata dia.

Sebelumnya Pertamina mencatat lonjakan kebutuhan bahan bakar jenis premium hingga 40 persen sehingga SPBU kantong langsung diaktifkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Kedua SPBU kantong memiliki kapasitas total 32.000 liter. Ini menambah stok premium di masing-masing SPBU sebanyak 16.000 liter," kata Sales Executive Retail Wilayah IX Sumatera Barat PT Pertamina MOR I Handy Tri Husodo.

Ia menjelaskan SPBU kantong mendapatkan suplai bahan bakar dari TBBM Teluk Kabung.

Untuk Stok BBM di TBBM tersebut mampu memenuhi kebutuhan konsumen hingga 15 hari ke depan.

Selain Premium, produk BBM berkualitas seperti Pertamax juga membukukan peningkatan konsumsi.

Pihaknya mencatat sejak 1 hingga 24 Mei, penyaluran Pertamax bertambah dua persen atau 44.000 liter per hari dibandingkan rata-rata konsumsi April 2019
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar