Destinasi Pantai Sasak Pasaman Barat "Diserbu" Ribuan Pengunjung

id Pantai sasak

Kemacetan terjadi di pintu gerbang Pantai Sasak Pasaman Barat. (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat (ANTARA) - Memasuki hari ke-3 lebaran, kawasan objek wisata Pantai Sasak Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dipadati pengunjung. Antrean kendaraan menuju lokasi itu tidak bisa dihindarkan mulai dari pintu gerbang utama.

"Macet luar biasa menuju Pantai Sasak. Perkiraan ribuan masyarakat memadati Pantai Sasak," kata salah seorang pengunjung, Dodi di Simpang Empat, Jumat (7/6).

Ia mengatakan sejak pagi hingga siang, ratusan kendaraan roda dua dan roda empat sampai antre sekitar satu kilometer dari lokasi penjualan tiket di depan gerbang utama pintu masuk ke kawasan objek wisata pantai sasak.

Panjangnya antrean tersebut diduga karena banyaknya pengunjung yang datang ke acara pesta pantai tersebut sehingga petugas karcis dan panitia kewalahan melayani pengunjung di depan pintu masuk.

Untuk mengurai kemacetan sejumlah petugas membuat penjualan tiket khusus kendaran roda dua di pintu masuk kampung nelayan.

"Antrean panjang tersebut terjadi sejak hari kedua lebaran. Diperkirakan hingga Sabtu (8/6) pengunjung akan terus memadati Pantai Sasak," sebutnya.

Tingginya animo masyarakat menuju Pantai Sasak disebabkan karena lokasinya terbilang cukup dekat dengan pusat kota kabupeten dan banyaknya pilihan objek wisata di daerah itu.

Akibat antrean panjang dan lama tersebut waktu pengunjung banyak tersita. Mereka berharap kedepan pengelola bisa lebih cepat melayani penjualan tiket dan menghindari antrean panjang.

"Pengunjung harus mengeluarkan uang karcis sekitar Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak.

Pengunjung berharap pemerintah bisa memperbaiki jalan dan sarana di lokasi objek wisata.

Pelebaran jalan dinilai akan mampu mengurai kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Pantai Sasak berada di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia yang berjak sekitar 20 kilometer dari Simpang Empat. Selain wisata pantai, pengunjung bisa menikmati wisata pohon seribu dan wisata kuliner khas Sasak.**
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar