Padang Panjang perkuat pasar produk susu

id Produk susu padang panjang,izin edar susu,BPOM,susu padang panjang

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang Wahid. (Antara Sumbar/ Ira febrianti)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, tahun ini mulai mengurus izin edar dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) Padang untuk produk susu guna memperkuat pasar.

"Tahun ini kami fasilitasi pengurusan izin edar untuk tiga varian susu pasteurisasi yaitu rasa anggur, vanila dan melon," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang Wahid di Padang Panjang, Jumat.

Pihaknya menganggarkan dana Rp100 juta untuk mengurus izin edar ketiga produk susu pasteurisasi yang dihasilkan oleh para peternak di Koperasi Merapi Singgalang Padang Panjang.

Izin edar untuk produk tersebut dengan kode MD diharapkan akan menjadi jaminan kualitas bagi konsumen sehingga dapat meningkatkan pasar.

"Sebenarnya untuk produk yang habis terjual kurang dari tujuh hari boleh tidak pakai MD, namun kami tetap lakukan pengurusan izin sebagai jaminan kualitas. Susu di Padang Panjang rata-rata habis terjual dalam tiga hari," jelasnya.

Di samping itu, susu yang dihasilkan dari para peternak dan pemerah susu sapi sudah dalam kualitas ekspor usai mendapat pelatihan dari PT Fonterra Brand Indonesia mengenai tata cara memerah dan mengolah susu sapi sejak 2013.

Sebelum pelatihan diberikan, kandungan bakteri dalam susu mencapai satu juta per mililiter sementara usai pelatihan kandungan bakteri dalam susu sudah di bawah 400ribu per mililiter.

"Angka 400ribu per mililiter adalah batas standar jumlah bakteri untuk produk susu kualitas ekspor. Jadi kualitasnya sudah baik namun kami tetap perlu izin edar BPOM untuk meningkatkan pasar," katanya.

Ia mengatakan pengurusan izin edar dilakukan bertahap karena membutuhkan biaya tidak sedikit. Setelah tiga varian susu tersebut, pemerintah setempat berencana mengurus izin edar produk yogurt dan kefir.

Di Padang Panjang saat ini terdapat 109 ekor sapi yang laktasi dan rata-rata produksi susu sehari setiap ekor sapi sebanyak 11 liter.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar