Cegah kejahatan, Polisi Agam imbau warga tak memakai perhiasan secara berlebihan

id Safari Ramadhan Agam,sumbar,cegah kejahatan

Pengurus LKAAM Kabupaten Agam, Samsul Bahri Dt Maajang Dunia menyerahkan paket kepada pengurus Masjid  Al Ikhlas Antolan Permai PT Mutiara Agam Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara, Rabu (22/5) malam. (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat mengimbau warga setempat untuk tidak memakai perhiasan secara berlebihan saat keluar rumah, agar tidak menjadi korban kejahatan seperti penjambretan.

"Jangan menggunakan perhiasan dan membawa barang berharga saat keluar rumah," kata Kaur Bins Ops Sat Binmas Polres Agam Iptu Akhiruddin saat memimpin Tim Safari Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Agam di Masjid Al Ikhlas Antokan Permai PT Mutiara Agam Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara, Rabu (22/5) malam.

Ia mengatakan ini bentuk kepedulian terhadap keamanan diri sendiri selama Ramadhan.

Dengan cara itu maka tidak menjadi korban jambret dan perampokan, karena potensi jambret dan pencurian sangat tinggi padaRamadhan.

Selain tidak menggunakan perhiasan, warga juga diimbau memastikan rumah dalam keadaan terkunci, memadamkan api kompor agar rumah tidak terbakardan lainnya.

"Ini harus dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah untuk menunaikan ibadah shalat tarwih," kata dia.

Ia menambahkan LKAAM Agam membentuk 10 tim safari Ramadhan untuk mengunjungi masjid di daerah itu selama Ramadhan tahun ini.

Tim Safari itu serentak turun ke masjid pada Rabu (22/5) malam.

"Tim ini berasal dari pengurus LKAAM, Polres, dan lainnya. Safari Ramadhan itu untuk menjalin silaturahim," katanya.

Pengurus Masjid Al IkhlasJefri mengucapkan terima kasih atas kunjungan karena masjid ini merupakan pertama kali dikunjungi tim kabupaten

"Kami berharap tahun depan juga dikunjungi tim Safari Ramadhan baik dari Pemkab maupun LKAAM," katanya.

Tim safari itu terdiri dari Sekretaris LKAAM Agam Nasrial Dt A Salabiah, Samsul Bahri Dt Maajang Dunia dan lainnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar