Kehadiran PLTP Supreme Energy menumbuhkan perekonomian masyarakat Pekonina

id PLTP Supreme Energy ,Panas Bumi

PT Supreme Energy Muaralaboh sudah memasuki tahap finishing dan pada September 2019 listrik 80 megawatt sudah bisa disalurkan ke PLN. (Antara Sumbar/Erik IA)

Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengakui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat terutama yang berada disekitar proyek.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Solok Selatan Epli Rahmat didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Solok Selatan Firdaus Firman, di Padang Aro, Kamis, mengatakan investasi panas bumi menumbuhkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi proyek.

"Kami akui investasi panas bumi menumbuhkan ekonomi masyarakat hanya saja kita tidak punya tolak ukurnya tetapi bisa dilihat dari kondisi di lapangan," ujarnya.

Dia mengatakan, sudah bermunculan pedagang di sekitar proyek panas bumi.

Selain itu banyak tenaga kerja lokal yang terserap sesuai dengan kemampuan masing-masing sehingga mengurangi pengangguran.

Rumah warga di sekitar proyek juga banyak yang dikontrakan oleh perusahaan maupun subkontraktornya.

"Kontrak rumah oleh perusahaan nilainya cukup besar sehingga perekonomian masyarakat tumbuh," ujarnya.

Salah seorang warga Solok Selatan Ahmad mengatakan rumahnya yang berada disekitar proyek saat ini dikontrak oleh salah satu perusahaan yang bekerja di PLTP dengan nilai Rp25 juta per tahun.

"Rumah saya dikontrak Rp25 juta pertahun dan langsung disewa tiga tahun dan ini nilainya cukup tinggi," ujarnya.

Dia mengatakan, banyak rumah masyarakat disekitar Pekonina yang disewa oleh perusahaan yang bekerja di PLTP dan ini membawa dampak positif bagi mereka.

Field Representative Supreme Energy Muaralabuh Bujang Joan Datuak Panyalai mengatakan, pertama kami masuk di Pekonina rumah masih sepi dan warga berdagang juga sedikit.

"Dulu di sini sepi tetapi sekarang banyak pedagang berjualan ini membuktikan peningkatan ekonomi," ujarnya.

Selain itu PT Supreme Energy juga akan membangun sport comunity center dengan nilai Rp24 miliar dan bisa digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan.

"Kami berharap berbagai pembangunan yang kami lakukan berimbas pada perekonomian masyarakat," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar