PAUD Khairunnisa Pasaman dinilai tim provinsi

id PAUD,Nevi

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis memberikan sambutan dalam penilaian lomba implementasi Gemarikan di Paud Khairunnisa Lubuksikaping. (Ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Khairunnisa, Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, kembali dinilai oleh Pemprov Sumatera Barat dalam rangka lomba gerakan makan ikan (Gemarikan).

Kepala PAUD Khairunnisa LubuksikapingElfiyanti, Rabu, mengatakan PAUD Khairunnisa merupakan Paud terpadu yang telah melaksanakan program taman kanak-kanak, kelompok bermain, taman penitipan anak, serta posyandu terintegrasi.

"Paud ini memiliki visi terwujudnya generasi Pasaman yang berakhlak mulia, berkarakter, sehat, cerdas dan berbakat. Itu dicapai melalui misi dan tujuan, salah satunya mengajak anak untuk gemar makan ikan," ujarnya.

Iamenjelaskan, bahwa kegiatan Gemarikan sebenarnya telah lama dicanangkan di Paud itu. Gemarikan dicanangkan sejak Megawati menjabat sebagai Presiden RI ke-5, tepatnya 4 April 2004.

"Dimana setiap hari Sabtu, anak-anak di Paud ini kita beri menu makan ikan," katanya.

Untuk lebih terfokusnya kegiatan tersebut, pihaknya pun menyusun kegiatan gemar makan ikan itu ke dalam kurikulum Paud. Itu dibagi dalam kegiatan intrakurikuler melalui materi manfaat makan ikan.

Kegiatan ekstrakurikuler di dalam maupun di luar lingkungan sekolah misalnya karya wisata, perlombaan sosialisasi dan sebagainya juga kita lakukan, tambahnya.

Dikatakan, berbagai inovasi telah dilakukan untuk menyukseskan program Gemarikan di Paud tersebut diantaranya, mengadakan kerjasama dengan dinas/instansi terkait.

Selanjutnya, melakukan penataan lingkungan bermain anak yang memicu anak untuk lebih mengenal dan memahami tentang cara pemeliharaan dan manfaat dari mengkonsumsi ikan.

Kemudian, melakukan diversifikasi menu makan ikan agar anak semakin tertarik untuk mengkonsumsi ikan.

"Kita juga lakukan pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal dan ikan, serta melakukan kegiatan senam, perlombaan dan parenting kegiatan Gemarikan," katanya.

Bupati PasamanYusuf Lubis mengingatkan pentingnya meningkatkan mengkonsumsi ikan oleh masyarakat. Itu dalam rangka meningkatkan status gizi masyarakat guna membentuk generasi Pasaman yang sehat, kuat dan cerdas.

"Kami menyambut gembira dilaksanakannya kegiatan lomba implementasi Gemarikan pada kurikulum Paud yang merupakan salah satu dari program gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan)," katanya.

Bupati menambahkan, Gemarikan dapat dimulai dari lingkungan yang paling kecil, yaitu keluarga serta sekolah yang juga merupakan sasaran yang tepat untuk memulai Gemarikan ditengah masyarakat.

"Ditambah lagi, Pasaman merupakan daerah penghasil ikan air tawar terbesar di Sumbar. Jadi, sudah seharusnya masyarakatnya gemar mengkonsumsi ikan, karena mudah di dapat, mempunyai nilai gizi yang tinggi dan harga yang relatif lebih murah," ujarnya.

Ia berharap, Forikan, sebagai forum resmi dapat mengkampanyekan gerakan konsumsi ikan ini kepada masyarakat. Forikan harus lebih giat dan aktif lagi melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah terutama Paud dalam upaya mengalakkan Gemarikan.

"Saya juga menghimbau kepada kita semua untuk menjadikan ikan sebagai menu utama di keluarga. Para Kepala SKPD, saya minta untuk menyukseskan program Gemarikan ini," katanya.

Ketua tim penilai Gemarikan Provinsi SumbarNevi Irwan Prayitno mengatakan, Gemarikan adalah gerakan kemanusiaan untuk meningkatkan konsumsi ikan. Apalagi Indonesia dikenal sebagai negara maritim.

"Potensi ini belum termanfaatkan dengan baik. Angka makan ikan kita masih relatif rendah di Sumbar," katanya.

Caleg PKS terpilih untuk DPR RI ini mengajak, para orang tua harus menanamkan gemar makan ikan kepada anak sejak kecil. Sehingga tidak melulu makan daging sapi dan daging ayam. Bahkan, pola pikir kuno anak tertusuk duri dan cacingan jika makan ikan harus dihilangkan.

"Sebenarnya hal seperti inilah yang harus kita hilangkan dari pemikiran anak kita, karena sudah terbukti dengan makan ikan, anak menjadi sehat, cerdas dan kuat. Untuk itu mari kita hilangkan pola fikir seperti itu," ujar Nevi.

Gemar makan ikan pada anak, kata dia, dapat menghindari anak dari stunting. Gemarikan digalakkan untuk mengatasi hal itu. Untuk itu, kata dia, Gemarikan masuk kurikulum pendidikan anak usia dini (PAUD).
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar