Salah satu bangunan di SD VII Koto Sungai Sarik ludes dilalap api

id Rumah Terbakar

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air guna mendinginkan bekas kebakaran di SD Negeri 06 Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (13/5). (Antara Sumbar/Aadiaat M. S)

Parit Malintang (ANTARA) - Sebuah bangunan semi permanen di SD Negeri 06 Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dilalap api sekitar pukul 10.00 WIB, Senin.

"Setidaknya empat unit mobil kebakaran datang untuk memadamkan api tersebut," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman Edison di Parit Malintang, Senin.

Empat mobil pemadam kebakaran tersebut berasal dari Kabupaten Padang Pariaman tiga unit, serta satu dari Kota Pariaman.

Ia memprediksi kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik sehingga menimbulkan kerugian sekitar Rp50 juta.

Beruntung api segera bisa dipadamkan sehingga sijago merah itu tidak menyebar ke bangunan utama sekolah tersebut, katanya.

Ia mengimbau warga untuk memperhatikan jaringan listrik rumah dan bangunannya dengan mengganti jaringan listrik secara berkala.

Selain itu, lanjutnya warga diminta untuk tidak menggunakan colokan listrik banyak cabang karena berpotensi besar terjadi kebakaran.

"Tidak hanya jaringan listrik, penggunaan tabung gas juga perlu diperhatikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman Rahmang mengatakan ruangan tersebut biasanya digunakan untuk belajar dan praktek siswa.

"Jadi ruangan ini serba guna untuk kebutuhan belajar mengajar," kata dia.

Ia mengatakan dirinya telah meminta pihak sekolah untuk menghitung seluruh kerugian akibat kebakaran tersebut.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar