Setengah penghuni Lapas Sumbar kasus narkoba, Kejati: mari jaga keluarga

id Abdul Rahman,solok selatan,sumbar,narapidana,narkoba

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman menyambut kedatangan tim safari Ramadhan Provinsi yang dipimpin Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Sumbar Fadlul Azmi di masjid Nurul Bhakti Timbulun, di Padang Aro. (Antara Sumbar/Erik IA)

Padang Aro, (ANTARA) - Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Sumbar Fadlul Azmimenyatakan lebih dari separuh penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di provinsi itu merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkoba.

"Dari penindakan yang dilakukan Polri dan BNN yang kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan sebagian besar pengedar dan pengguna narkoba, dan sekarang lebih dari 50 persen penghuni lapas merupakan narapidana penyalahgunaan narkotika," katanya di hadapan jamaah masjid Nurul Bhakti dalam kunjungan tim Safari Ramadhan di Padang Aro, Minggu malam.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan meningkatkan peran serta dalam memerangi peredaran gelap narkoba.

Penyalahgunaan narkoba katanya, akan menghancurkan diri sendiri dan keluarga yang ujung-ujungnya berakhir di penjara.

"Kalau anak sudah kecanduan narkoba maka ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya hingga berbuat kriminal," ujarnya.

Dia mengatakan kalau ada keluarga yang diketahui sebagai pemakai narkoba segeralah melapor ke BNN untuk direhabilitasi.

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika katanya, sudah sangat membahayakan dan mengancam generasi penerus bangsa.

Ia menilai kalau penyalahgunaan narkoba sebagai bentuk penjajahan terhadap bangsa dengan sasaran generasi muda.

Selain itu ia mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan setelah Pemilu 2019.

"Pertahankan semua kondisi aman itu supaya daerah mendapat berkat dan kita bisa hidup damai," ujarnya.

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman mengatakan masyarakat agar memotivasi diri sendiri dan keluarga untuk menjalankan ibadah puasa.

"Biasanya makin ke ujung godaan semakin besar, terutama untuk tarwih berjamaah di masjid sehingga kita harus memotivasi diri sendiri," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar