TPID Solok pantau kenaikan harga selama Ramadhan

id TPID Solok,Pemantau Harga Kebutuhan Pokok

Pemantauan harga ke pasar. (Antara Sumbar/ Tri Asmaini)

Solok (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Solok, Sumatera Barat, memantau kenaikan harga bahan pokok di pasar setempat seperti bawang merah dan cabe merah yang mulai naik berkisar Rp1.000.

"Hasil pemantauan harga bahan pokok pada Januari sampai April 2019 tidak mengalami gejolak harga, khusus harga bawang merah Rp32.000 dan cabai merah Rp36.000 pada April 2019 mengalami kenaikan Rp1.000, namun masih normal tidak begitu mempengaruhi," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Deddy Asmar di Solok, Jumat.

Selain itu, telur ayam ukuran besar Rp1.700 perbutir, telur ayam kecil Rp1.300 per butir, ayam ras Rp48.000 per ekor, minyak goreng curah Rp10.000 per liter, daging sapi Rp120.000 per kilogram, dan bawang putih Rp60.000 per kilogram.

Ia menyebutkan untuk ketersediaan bahan pokok seperti beras medium, gula pasir, minyak goreng dan tepung, stok tersedia untuk tiga bulan ke depan, sehingga untuk stok di Kota Solok aman dan tersedia cukup.

Untuk menjaga stabilitas harga, Bulog melalui Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) tetap melakukan pasar murah setiap hari di wilayah Kota Solok.

Secara khusus Bulog juga telah membuka gerai di Pasar Raya dan di depan Kantor Sub Divre Solok, dengan jenis bahan pokok yaitu beras, minyak goreng, gula pasir, tepung dan daging beku.

Selain itu, untuk menjaga stok daging Dinas Pertanian setempat telah melakukan kerjasama khususnya pengadaan sapi potong dengan Provinsi Lampung.

TPID Kota Solok masih akan melakukan pemantauan harga dan pasokan ke Pasar Raya setempat dan distributor bahan pokok guna menanggulangi kelangkaan bahan pokok dan stabilitas harga.

"Kami akan berupaya agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan mudah dan harga terjangkau," ujarnya.

Ia berharap pemantauan harga bahan pokok yang dilakukan setiap hari di Kota Solok dapat menghindari kelangkaan bahan pokok dan kenaikan harga secara signifikan.

Untuk pemenuhan ketersediaan bahan pokok, Dinas Perdagangan juga akan mengadakan pasar murah yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Ramadhan sebanyak 1.000 paket.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar