Harga daging sapi tembus Rp150 ribu per kilogram di Pasaman Barat

id Harga daging naik,Harga daging,Harga daging di Pasaman Barat,Harga daging naik menjelang Ramadhan

Pedagang daging di pasar Simpang Empat, Pasaman Barat. Satu hari jelang Ramadhan, harga daging mengalami kenaikan dari hari biasanya, Minggu (5/5).

Simpang Empat, Sumbar (ANTARA) - Harga daging di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kenaikan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah jika dibandingkan dengan hari biasanya.

Satu kilogram daging kerbau dijual Rp160 ribu dan daging sapi Rp150 ribu per kilogramnya, kata salah seorang pedagang daging di Simpang Empat, Dedi (36), Minggu.

"Harga daging memang mengalami kenaikan menjelang Ramadhan ini. Masing-masing mengalami kenaikan Rp20 ribu," kata Dedi menegaskan.

Ia mengatakan sebelumnya harga daging sapi hanya berkisar Rp130 ribu sampai Rp140 ribu per kilogram saat ini naik mencapai Rp150 ribu sampai Rp160 ribu.

"Kenaikan harga daging ini dipicu oleh naiknya harga jual sapi atau kerbau di tingkat peternak," ujarnya.

Salah seorang peternak, Hen mengaku saat ini biaya perawatan pembesaran ternak naik dari biasanya. Sehingga mereka harus menjual sapi atau kerbau dengan harga lebih tinggi.

Tidak stabilnya harga daging ini mengancam bisnis ternak potong musiman di Pasaman Barat.

Mereka mengaku tahun ini daya beli masyarakat juga menurun akibat tidak stabilnya perekomian masyarakat.

Para pedagang berharap untuk menjamin stabilitas penjualan dan harga pemerintah diminta mengawasi penjualan daging dari luar daerah, seperti daging impor sehingga pedagang lokal bisa berkembang.

Salah seorang warga, Neni mengaku naiknya harga jual daging ini mengakibatkan mereka beralih menggunakan daging ayam atau ikan.

"Mudah-mudahan harga daging cepat stabil," harapnya.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar