Jumlah penumpang pesawat mulai meningkat di Bandara Minangkabau, kata BPS

id bandara minangkabau,penumpang pesawat,bps

Ruang check in di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat jumlah penumpang pesawat domestik di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman mulai mengalami peningkatan pada Maret 2019 setelah sebelumnya pada awal 2019 mengalami penurunan disebabkan kenaikan harga tiket,

"Pada Maret jumlah penerbangan domestik yang berangkat sebanyak 911 kali dan angka ini naik 19,08 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 765 kali ," kata Kepala BPS Sumatera Barat (Sumbar) Sukardi di Padang, Jumat.

Selain itu jumlah penerbangan internasional yang berangkat dari Bandara Minangkabau pada Maret 2019 juga naik 18,28 persen atau sebanyak 110 penerbangan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 93 penerbangan

Kemudian jumlah penerbangan domestik yang tiba di Bandara Minangkabau juga naik 19,37 persen dibanding bulan sebelumnya dengan total penerbangan yang datang sebanyak 1.022 dan yang berangkat 1.021.

Sukardi menyebutkan pada Maret 2019 jumlah penumpang udara domestik yang berangkat dari Bandara Minangkabau sebanyak 105.000 atau naik 9,60 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kemudian penumpang yang berangkat ke luar negeri mencapai 16.360 orang atau naik 12,31 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan jumlah penumpang domestik yang datang pada Maret 2019 mencapai 103.000 orang atau naik 9,45 persen dibanding bulan sebelumnya.

Mulai meningkatnya jumlah penumpang bandara membawa angin segar bagi sejumlah pengelola usaha di Bandara Internasional Minangkabau.

Jika pada dua bulan pertama 2019 penumpang turun drastis dengan mulai bertambahnya penumpang ada peluang sewa lebih besar, kata Ilyas seorang pengemudi taksi di Bandara Minangkabau.

Tidak hanya itu Suci salah seorang karyawan gerai Soto di Bandara Minangkabau juga berharap pengunjung kembali normal. "Dulu biasanya bisa 100 orang pelanggan yang datang, sekarang hanya separuh," kata dia.

Semua pengelola usaha tersebut berharap harga tiket kembali normal sehingga penumpang jadi ramai di bandara. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar