Kapolres: Jalan nasional Padang-Pasaman Barat rawan kecelakaan

id Ferry Suwandi

Polres Agam AKBP Ferry Suwandi memasang pita Operasi Keselamatan Singgalang 2019 ke anggota, Senin (29/4). (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (ANTARA) - Kapolres Agam, Sumatera Barat AKBP Ferry Suwandi menyatakan jalan nasional yang menghubungkan Padang menuju Pasaman Barat, tepatnya di Sungai Jariang, Kecamatan Lubukbasung, rawan kecelakaan lalu lintas.

"Ini akibat kondisi jalan sudah bagus, ada tikungan, tanjakan dan lainnya sehingga pengendara tidak bisa melihat kendaraan dari arah lain," katanya saat gelar pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2019 di halaman Mapolres setempat, Senin.

Selain di Sungai Jariang, tambahnya, daerah rawan kecelakaan berada di Simpang Batu Kambiang sampai Siguhung Kecamatan Lubukbasung.

Jalan provinsi menghubungkan Lubukbasung menuju Bukittinggi ini rawan akibat jalan berukuran kecil dengan lebar hanya enam meter, banyak rusak dan arus lalu lintas cukup padat.

Dengan kondisi itu, kecelakaan sering terjadi di daerah tersebut. Untuk mengurangi angka kecelakaan, di lokasi telah dipasang rambu-rambu lalu lintas untuk mengurangi kecepatan.

"Saya mengimbau kepada pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas, sehingga terhindar dari kecelakaan," katanya.

Ia menambahkan kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Polres itu 48 kasus selama Januari sampai 29 April 2019.

Dari 48 kasus itu 59 orang luka ringan, dua orang luka berat, tujuh orang meninggal dunia dan kerugian material Rp73,3 juta.

Pada 2018, tambahnya 186 kasus kecelakaan lalu lintas, meninggal dunia 13 orang, luka berat tiga orang, luka ringan 175 orang dan kerugian materil Rp175 juta.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, kasus kecelakaan berkurang," tegasnya.

Ia menambahkan, Operasi Keselamatan Singgalang 2019 ini digelar selama 14 hari dimulai pada 29 April sampai 12 Mai 2019.

Operasi ini dalam rangka terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang mantap, kondusif dan menurunkan pelanggaran lalu lintas yang berakibat fatal dan kecelakaan massal.

Menurunya pelanggaran lalu lintas terutama bagi pengendara kendaraan bermotor yang tidak menggunakan helm standar, menurunnya kemacetan, ketidak tertiban lalu lintas dan lainnya.

"Operasi ini dalam rangka menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Setelah ini akan dilanjutkan Operasi Ketupat," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar