BawasluSolok Selatan temukan kekurangan surat suara saat pemilihan

id M Ansyar

BawasluSolok Selatan temukan kekurangan surat suara saat pemilihan

Ketua Bawaslu Solok Selatan, M Ansyar. (Antara Sumbar/Erik IA)

Padang Aro, (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solok Selatan, Sumatera Barat menemukan kekurangan surat suara saat berlangsungnya pencoblosan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah itu.

"Ada beberapa TPS yang kekurangan surat suara, tetapi bisa diatasi dan diambilkan dari TPS terdekat," kata Ketua BawasluSolok Selatan M Ansyardi Padang Aro Kamis.

Sebagai contoh di TPS 07 Buluah Kasok yang kekurangan 100 lembar surat suara capres dan cawapres sehingga harus dicarikan ke TPS terdekat.

Untuk mengatasi kekurangan itu KPPS TPS 07 Buluah Kasok mendapat tambahan dari TPS 01 Buluah Kasok, TPS 05 Sikayan Talang dan TPS 06 Padang Aia Dingin masing-masing 25 lembar.

Selain itu juga ada ditemukan kekurangan surat suara di wilayah Bangun Rejo Sangir.

Petugas juga masih menemukan pemilih ganda di TPS sehingga jumlah pemilih di TPS bersangkutan berkurang.

"Kami masih menunggu laporan dari petugas lapangan untuk dihimpun," ujarnya.

Saat ini katanya, petugas masih melakukan pengawasan di lapangan, sebab KPPS masih belum selesai mengisi sertifikat hologram.

Kordiv Hukum, Pencegahan dan Penindakan Bawaslu Solok Selatan Suriyanti menambahkan, pihaknya memaksimalkan peran pengawas lapangan untuk mengantisipasi kecurangan maupun pelanggaran setelah pencoblosan.

"Hari ini pengawasan masih fokus di tempat pemungutan suara karena sebagian besar kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) masih merekap sertifikat hologram," katanya.

Dia mengatakan petugas pengawas TPS(PTPS) saat ini masih mengawasi TPS masing-masing, sedangkan Panwascam dan PPL berkeliling melakukan pengawasan.

"PTPS masih standby di lokasi sedangkan Panwascam melakukan monitoring guna mencegah pelanggaran maupun kecurangan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar