Sistem penyediaan air minum Payakumbuh sudah mulai beroperasi (Video)

id air minum,payakumbuh

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim (tengah)

Payakumbuh (ANTARA) - Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdiri dari Water Treatment Plant (WTP) dan Intake di Kelurahan Tanjung Pauh, Kota Payakumbuh, sudah mulai beroperasi untuk menyuplai kebutuhan air minum di daerah setempat.

"Alhamdulillah SPAM sudah kita operasikan untuk memenuhi penyediaan air bersih di Kota Payakumbuh," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Payakumbuh Muslim di Payakumbuh, Senin.

Muslim mengatakan Payakumbuh saat ini membutuhkan ketersediaan air baku sebanyak 358 liter per detik dimana saat ini sudah terpenuhi sebanyak 395 liter per detik.

"Berkat SPAM ini kita mampu memenuhi kebutuhan air terutama pada jam sibuk, kita tidak khawatir lagi akan kekurangan air," jelasnya.

Dengan sistem Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Muslim menjamin pasokan air dari SPAM layak konsumsi.

"Air yang disalurkan ke masyarakat sudah melaui uji labor sesuai standar mutu dan mendapat pengawasan setiap hari dari petugas yang ditempatkan disana," kata Muslim.

Instalasi Pengolahan Air (IPA) adalah sistem atau sarana yang berfungsi untuk mengolah air dari kualitaas air baku (influent) terkontaminasi untuk mendapatkan perawatan kualitas air yang diinginkan sesuai standar mutu atau siap untuk di konsumsi.

Selain untuk menjamin ketersediaan air bersih di Payakumbuh, Pembangunan SPAM ini juga atas rekomendasi dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menjamin ketersediaan air.

"Kelansungan ketersediaan air yang selama ini sumber air dari kabupaten kadang terganggu pasokannya sementara pemerintah berkewajiban menjaminnya," ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat tidak perlu lagi ragu karena dengan keberadaan SPAM telah menjamin ketersediaan air 30 tahun ke depan.

"Kami sudah lebih dulu memikirkan untuk 30 tahun ke depan," kata Muslim.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar