Patroli Bawaslu Solok Selatan ke daerah sulit terkendala transportasi

id bawaslu

Petugas Bawaslu Solok Selatan menurunkan APK salah seorang caleg di Kabupaten itu. Bawaslu Solok Selatan menargetkan penurunan APK sudah selesai hari ini (ANTARA SUMBAR/ Erik Ifansha Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, terkendala susahnya akses transportasi untuk melakukan patroli antisipasi politik uang di daerah sulit.

"Untuk melakukan antisipasi politik uang di daerah sulit Panitia Pengawas Lapangan (PPL) mendatangi warga ke rumah-rumah untuk sosialisasi," kata Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sangir Batang Hari Rismon Efendi, di Padang Aro, Senin.

Dia mengatakan, akses ketiga Nagari di Lubuk Ulang Aling cukup sulit karena selain menggunakan akses darat juga harus melalui perairan.

Oleh sebab itu katanya, pihaknya cukup sulit untuk melakukan patroli sehingga pendekatan ke masyarakat lebih diutamakan.

Selain itu Ketua Bawaslu Solok Selatan M Ansyar juga mendatangi langsung Lubuk Ulang Aling guna melihat kondisi agar bisa diantisipasi.

Kordiv Hukum, Pencegahan dan Penindakan Bawaslu setempat, Suriyanti mengatakan pihaknya melakukan patroli 24 jam selama masa tenang untuk antisipasi praktik politik uang.

"Kami juga sudah menyurati polisi untuk pengamanan patroli 24 jam supaya lebih efektif," ujarnya.

Dia mengatakan patroli antisipasi politik uang sudah dimulai sejak masa tenang dan dilakukan hingga pagi sebelum pencoblosan.

Bawaslu mengimbau masyarakat untuk menolak politik uang dan melaporkan apabila ada praktik politik uang supaya Pemilu jujur, adil dan berintegritas bisa terwujud.

"Kami mengharapkan peran masyarakat dalam menangkal politik uang," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar