KPU Dharmasraya mulai distribusikan logistik pemilu untuk dua kecamatan

id distribusi logistik pemilu, KPU Dharmasraya,pemilu 2019

Petugas memindahkan logistik pemilu 2019 dari gudang ke atas mobil, di Pulau Punjung, Sabtu (13/4). KPU Dharmasraya telah mulai mendistribusikan logistik pemilu legislatif dan presiden ke dua kecamatan. (Antara Sumbar/Ilka Jensen)

Dharmasraya (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) mulai mendistribusikan logistik pemilu legislatif dan presiden 2019 ke Kecamatan Asam Jujuhan Dan Kecamatan Padang Laweh hari ini.

"Logistik pemilu dikirim secara bertahap, kemarin Jumat (12/4) juga sudah distribusikan ke Kecamatan Timpeh," kata Sekretaris KPU Dharmasraya Yenrizal Efendi di Pulau Punjung, Sabtu.

Ia mengatakan logistik yang dikirim meliputi surat suara, bilik suara, kotak suara, spidol, id card, tinta, dan kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lainnya.

KPU Dharmasraya juga telah menerima penganti surat suara dari KPU Republik Indonesia, yang sebelumnya dilaporkan rusak setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan, kata dia.

KPU menargetkan pendistribusian logistik Pemilu dapat selesai hingga Senin (15/4) mendatang. Pendistribusian logistik kemudian dari PPK menuju PPS dilakukan Selasa (16/4).

"Artinya surat suara akan berada satu malam di tingkat PPS sebelum ke TPS masing-masing," katanya.

KPU Dharmasraya menargetkan angka partisipasi pemilih mencapai 80 persen atau melebihi target secara nasional 77,5 persen.

"Untuk mencapai ini, kami telah melakukan berbagai sosialisasi yang dikemas dalam bentuk lomba, konser musik, KPU Run dan sosialisasi Relawan Demokrasi," katakata Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Doni Kartago.

Jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-2) sebanyak 143.907 orang, terdiri pemilih laki-laki 72.338 dan pemilih perempuan 71.569 orang.

Lokasi pemungutan suara di Kabupaten Dharmasraya berjumlah 667 TPS tersebar di 11 kecamatan dan 52 nagari (desa adat), tambah dia.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar