Pemkot Solok sediakan 19 rumah gadang untuk peserta MTQ 2019

id MTQ Solok

Kabag Kesra Kota Solok, Heppy Darmawan. (Antara Sumbar/Tri Asmaini)

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, menyediakan 19 rumah gadang atau rumah adat Minangkabau untuk pemondokan peserta MTQ XXXVIII pada 14 Juni 2019 di Solok.

"Kami akan menyediakan 19 rumah gadang milik warga dan beberapa rumah pendamping untuk tempat tinggal peserta selama mengikuti MTQ nantinya, sekarang sedang survei di lapangan," kata Kabag Kesra Heppy Darmawan di Solok, Jumat.

Menurutnya, pemakaian rumah gadang sebagai tempat tinggal peserta agar mereka tetap merasakan ciri khas budaya Minangkabau terutama budaya di Solok. Apalagi, rumah gadang telah mulai menyusut dan semakin berkurang jumlahnya.

"Dengan acara MTQ ini kami juga bermaksud melestarikan rumah gadang dengan ditinggali peserta MTQ," sebutnya.

Heppy menyebutkan dari segi persiapan sarana dan prasarana persiapan sudah 80 persen. Seperti tempat tinggal peserta, jadwal dan lokasi lomba MTQ dan kebutuhan lainnya.

Ia menyebutkan MTQ XXXVIII akan dilaksanakan dari 14 hingga 22 Juni 2019 di berbagai masjid dan gedung di Solok.

"Kami menyiapkan sekitar 17 gedung dan masjid untuk tempat lomba peserta MTQ," sebutnya.

Pihaknya menggunakan 11 masjid diantaranya masjid Agung Al Muhlisin, masjid besar Syura, Nurul Huda Tembok, Qadarul Yaqin Ampang Kualo, Nurul Iman asrama 12, Nurul Hidayah Banda Panduang, Nurul Yaqin Kampung Jawa.

Selain itu, Masjid Baitul Mukmin Laiang Taluk, Sukur Simpang Rumbio, Masjid Lubuk Sikarah, dan Iqrar IX Korong.

Kemudian memakai enam tempat lainnya, lapangan merdeka, Gedung Kubuang Tigo Baleh, Gor Tanjung Paku, MAN Kota Solok, Aula MTsN Kota Solok, dan aula Sanggar Kelompok Belajar (SKB) Tembok.

Pemerintah setempat menetapkan Lapangan merdeka sebagai mimbar utama pada pelaksanaan MTQ tersebut. Pada MTQ tersebut akan melombakan 31 cabang lomba. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar