Tiga Nagari di Kecamatan Tigo Lurah Solok minta perbaikan akses jalan dan telekomunikasi

id Wabup Solok,Yulfadrin Nurdin

Wabup Solok saat meninjau nagari di Kecamatan Tigo Lurah yang sebagian masih terisolir. (Dok. Humas Solok)

Arosuka (ANTARA) - Tiga Nagari di Kecamatan Tigo Lurah, Nagari Simanau, Batu Bajanjang, Rangkiang Luluih meminta perbaikan akses jalan dan telekomunikasi di daerah tersebut sehingga mereka keluar dari ketertinggalan.

Wali Nagari Simanau, Amril di Tigo Lurah, Kamis menyebutkan Nagari Simanau mempunyai tiga jorong dan mayoritas mata pencarian masyarakatnya di sektor pertanian.

"Hasil pertanian yang ada di sini antara lain kopi, karet, manggis dan durian, tapi karena akses jalan masih buruk menuju jorong-jorong dan perkebunan sulit untuk mengangkut hasil kebun ke luar nagari," sebutnya saat kunjungan Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin ke Kecamatan Tigo Lurah.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan akses jalan ke nagari sehingga memudahkan akses masyarakat yang bertani.

Selain itu, Amril meminta saran ke pemerintah untuk memberikan bantuan bibit dan cara meningkatkan hasil pertanian di daerah tersebut.

Sementara Wali Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah Dahrul Asri juga meminta pemerintah memperbaiki akses jalan ke nagarinya diperbaiki termasuk pembersihan semak belukar yang sudah menutupi pinggir jalan.

Selain itu, nagarinya masih kesulitan jaringan telekomunikasi sehingga menyulitkan mereka mengakses internet, dan minimnya sinyal untuk menelpon.

Nagari Batu Bajanjang terdiri dari tujuh Jorong yaitu, Jorong Muaro, Koto Tuo, Kampuang Tangah, Pangka Pulai, Panariak, Batu Bagantuang dan Sabi Aie.

Selain itu pihaknya memohon agar pemerintah memberikan bantuan kepada kelompok tani yang ada di nagari tersebut.

Apalagi sebagai daerah dengan hasil pertanian seperti Manggis, Durian, Karet, Kopi dan lain sebagainya masih kekurangan sumber daya dan pengetahuan pengelolaan.

Mantan Wali Nagari Rangkiang Luluih, Rustam juga memohon hal yang sama dengan nagari lainnya di Tigo Lurah.

"Kami memohon penambahan guru, akses jaringan telekomunikasi (tower) agar memudahkan berkomunikasi dan perbaikan akses jalan serta jembatan menuju ke Jorong di nagari kami," sebutnya.

Apalagi jalan di Jorong Kapuyan masih tanah dan belum beraspal, sehingga warga kesulitan melewatinya jika hari hujan.

Kemudian Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin saat kunjungan ke Kecamatan Tigo Lurah mengatakan ia dan rombongan selain bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menampung aspirasi masyarakat di kecamatan Tigo Lurah untuk dapat ditindak lanjuti ke tingkat Kabupaten.

"Saya minta kerja sama dan kekompakan antara pemerintah nagari dengan masyarakat, BMN, KAN dalam membangun nagari sehingga permasalahan yang bisa diselesaikan ditingkat nagari tidak perlu dibawa ke Kabupaten," katanya.

Yulfadri juga mengajak masyarakat mengutamakan musyawarah dalam membangun nagari, mengusahakan daerah untuk mandiri.

"Kelola sumber daya alam yang ada di nagari dengan baik, selaras antara pemerintah nagari dengan masyarakat menjemput aspirasi ke tingkat Kecamatan dan Kabupaten," ujarnya.

Selain itu, Ia meminta nagari membangun komunikasi dengan para perantau agar dapat mempercepat dalam membangun nagari tersebut. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar