Pemkab Solok bentuk SBUP tingkat SD Kecamatan Gunung Talang

id Sd

Bupati Solok, Gusmal saat meluncurkan SUBP tingkat SD di SDN 06 Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. (ANTARA SUMBAR/ist)

Arosuka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat membentuk 14 Sekolah Berbasis Umum Pesantren (SBUP) tingkat SD di Kecamatan Gunung Talang.

"14 dari 42 SD yang ditunjuk sebagai percontohan Sekolah Umum Berbasis Pesantren, 12 diantaranya di Nagari Cupak, satu di Nagari Jawi-jawi dan satu di Nagari Talang," kata Bupati Solok, Gusmal di SDN O6 Koto Gadang Guguak, Jumat saat peluncuran SBUP tingkat SD daerah setempat.

Gusmal menjelaskan program ini sangat bagus untuk menanamkan pondasi pendidikan agama sejak dini kepada anak-anak, mulai dari membaca al Quran, sholat berjamah dan lainnya sehingga siswa bisa terhindar dari pergaulan yang menyimpang.

"Program SUBP sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan anak-anak yang berakhlak mulia serta terhindar dari pergaulan bebas, pemakai narkoba, dan LGBT," sebutnya.

Pemerintah akan berusaha memenuhi sarana dan prasarana untuk mendukung program SBUP, walau ada keterbatasan dana sehingga perlu dukungan dari masyarakat dan orang tua murid, agar kegiatan SUBP ini bisa berjalan dengan baik.

Gusmal juga mengapresiasi Camat Gunung Talang yang telah berinovasi, berkarya dan berkreasi menciptakan sebuah gagasan sekolah umum berbasis pesantren di tingkat SD dengan cara mandiri.

"Kepala dinas pendidikan diharapkan juga mengajak seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Solok untuk membentuk SUBP mandiri," ujarnya.

Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Gunung Talang, Irnes jakli mengatakan beberapa sekolah sudah mengakomodasi program SUBP ini, namun karena keterbatasan dana dan prasarana, sehingga melaksanakan program melalui jalur mandiri.

"Program jalur mandiri ini kami sadari juga memerlukan sarana prasarana yang memadai termasuk juga tenaga guru yang akan mendidik anak-anak dalam mendukung program ini," ujarnya.

Sehingga pihaknya melakukan alternatif-alternatif kegiatan ekstrakurikuler keagamaan yaitu Fikih ibadah dan pendidikan Al Quran.

"Kami memberikan pembelajaran tahfizh, sholat Zhuhur berjamah di sekolah, puasa Senin-Kamis, kegiatan muhasabah bersama yang sudah dilaksanakan dihampir semua sekolah di kecamatan Gunung Talang," ujarnya.

Saat ini pihaknya sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai seperti ruangan sholat dan tempat berwudhu yang masih kurang.*
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar