Tiga bangunan terbakar, tak ada korban jiwa

id kebakaran di Agam

Anggota Pemadam Kebakaran Satpol PP Damkar Kabupaten Agam dan warga sedang memadamkan api yang menyalar pada tiga bangunan di Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Jumat (5/4/2019) sekitar pukul 01.52 WIB. (Dok Satpol PP Damkar)

Lubukbasung (ANTARA) - Tiga unit bangunan terbakar di Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (5/4) dini hari, mengakibatkan korban mengalami kerugian Rp400 juta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Agam, Dandi Pribadi didampingi Kasi Operasional dan Penyelamatan Maswar di Lubukbasung, Jumat mengatakan, tiga unit bangunan terdiri dari satu unit rumah permanen ukuran 7X12 meter, satu gudang ikan ukurang 3X5 meter dan gudang es ukuran 3X4 meter.

Ketiga bangunan yang berada di Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, dan terbakar pukul 01.52 WIB itu milik Fadli (36).

"Api bermula berasal dari gudang ikan dan menyalar ke bangunan lainnya. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," katanya.

Untuk memadamkan api, Satpol PP Damkar Agam mengerahkan empat unit mobil kebakaran beserta 20 personel pemadam kebakaran.

Api bisa dipadamkan setelah beberapa menit mobil pemadam dan anggota sampai di lokasi.

Pemadaman api itu juga dibantu oleh puluhan warga sekitar.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, sementara barang berharga milik korban hangus terbakar dan korban mengalami kerugian Rp400 juta," tegasnya.

Dengan kejadian itu pihaknya mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara menjauhkan bahan mudah terbakar dengan api.

Selain itu mematikan kompor saat meninggalkan rumah, menganti jaringan listrik yang sudah berusia puluhan tahun dan lainnya.

"Ini harus dilakukan sehingga kasus kebakaran akan berkurang di daerah itu dan warga tidak menjadi korban kebakaran," katanya.
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar