34.104 siswa Kabupaten Solok terima dana KIP Rp6,3 miliar pada 2018

id Zulkisar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok, Zulkisar. (Antara Sumbar/ Tri Asmaini)

Arosuka, (ANTARA) - Siswa penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada 2018 mencapai 34.104 dari berbagai tingkatan sekolah.

"Penerima KIP ini mulai dari siswa SD hingga SMA atau SMK dan program kesetaraaan dengan total dana sebesar Rp6,3 miliar," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Zulkisar di Arosuka, Selasa.

Ia menyebutkan setiap penerima manfaat untuk SD kelas 1 sebesar Rp225 ribu, untuk kelas 2 hingga 6 sebesar Rp450 ribu. Untuk SMP kelas 1 Rp500 ribu, kelas 2 dan 3 Rp750 ribu. Kemudian SMA kelas 1 Rp500 ribu, kelas 2 dan 3 Rp1 juta.

Dan penerima adalah siswa dari keluarga kurang mampu, yang bisa menunjukkan surat keterangan dari sekolah.

Ia menambahkan KIP tersebut memberikan dampak besar bagi masyarakat. Tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan orang tua, tetapi juga terhadap pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan.

Karena itu KIP diharapkan terus diprogramkan pada tahun-tahun berikutnya karena sangat membantu memberikan layanan prima pendidikan bagi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu.

"Semoga tahun ini, penerima KIP tidak berkurang, sehingga tidak membebani orang tua," sebutnya.

Manfaat dari program ini sangat baik untuk membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk terus melanjutkan pendidikannya.

"Penerima KIP jangan sampai menyalahgunakan uang yang diberikan untuk hal lain di luar keperluan sekolah," ujarnya.

Ia mengatakan aspek pendidikan dan sosial adalah dua hal yang sangat penting bagi Kabupaten Solok ke depannya.

Apalagi saat ini sedang mengembangkan pariwisata. Sebagai penunjang itu tentu pendidikan dan sosial masyarakat juga harus berkembang.

Sementara salah seorang orang tua penerima KIP Fadli (40) mengatakan dana tersebut cukup membantu, apalagi jika belum masa panen. Jadi anaknya bisa membeli keperluan dan buku cetak sekolah.

"Alhamdulillah ada program KIP ini, dan semoga terus berlanjut sehingga meringankan saya yang punya banyak anak yang sedang sekolah," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar