Lomba Layang-Layang semarakan HUT Kabupaten Solok di kampung wisata

id HUT Solok,Lomba Layang Layang

Bupati Solok Gusmal menyerahkan layang-layang secara simbolis tanda dimulainya lomba layang-layang HUT Kabupaten setempat. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Arosuka (ANTARA) - Lomba layang-layang turut mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Solok, Sumatera Barat ke 106 serta Festival Lima Danau pada 2019.

Bupati Solok Gusmal di Selayo, Minggu (31/3) mengatakan, lomba layang-layang menjadi rangkaian HUT Kabupaten Solok dalam rangka melibatkan masyarakat luas dalam ikut memeriahkan hari jadi daerah setempat.

"HUT Kabupaten Solok bukan saja pestanya pemerintah daerah atau Pegawai Negeri Sipil namun merupakan alek atau pesta seluruh masyarakat," ujarnya.

Permainan anak nagari ini dilangsungkan di lapangan Sawah Suduik, Nagari Selayo, Minggu (31/3).

Lomba layang-layang tahun ini melibatkan masyarakat dari 74 nagari yang ada di Kabupaten Solok. Layang-layang yang dilombakan merupakan dari jenis landik.

Gusmal berharap permainan anak nagari tetap terjaga ditengah besarnya pengaruh budaya dan permainan saat ini. Bahkan, sebutnya anak-anak zaman kini cenderung sibuk dengan handphone dan permainan online.

"Harus kami galakkan lagi, jangan sampai permainan-permainan ini tenggelam seiring majunya perkembangan zaman. Permainan anak nagari merupakan indentitas dan karakter masyarakat yang perlu dipertahankan," sebutnya.

Ia berharap generasi muda tetap memainkan permainan anak nagari dan melestarikannya dengan menggelar acara anak nagari secara rutin.

Gusmal juga meminta masyarakat Nagari Selayo tetap menjaga keberadaan rumah gadang, sebab menjadi ikon pariwisata seiring telah ditetapkannya Selayo sebagai kampung wisata di Kabupaten Solok.

"Mari kita bersama-sama melestarikan tradisi serta budaya yang sudah mulai hilang," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar