Hingga 2018. Pemkab Pesisir Selatan telah revitalisasi 26 pasar

id Hendrajoni

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meletakkan batu pertama pembangunan Pasar Tapan, Kecamatan Basa IV Balai Tapan, daerah setempat. (Antara Sumbar/Didi Someldi Putra)

Painan, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat telah merevitalisasi 26 dari 49 pasar di daerah setempat dari 2016-2018.

"26 pasar tersebut tersebar di 15 kecamatan yang ada di Pesisir Selatan," kata Bupati setempat, Hendrajoni di Painan, Senin.

Ia mengemukakan anggaran revitalisasi bersumber dari APBD kabupaten dan juga APBN melalui DAK.

"2019 ini kami kembali merevitalisasi beberapa pasar yakni Pasar Tapan, Silaut, Indrapura, Balai Salasa, Kambang, Batang Kapas dan Mandeh tarusan, diantaranya merupakan revitalisasi lanjutan," katanya lagi.

Menurutnya revitalisasi pasar merupakan keharusan sebagai upaya untuk mendorong agar perekonomian masyarakat terus berjalan.

"Pasar merupakan tempat perputaran uang karena di sana setiap harinya terjadi aktivitas jual beli, jika suasananya nyaman tentu akan menunjang kegiatan tersebut," katanya lagi.

Ia menyebutkan pasar yang telah direvitalisasi suasananya berbeda dengan waktu sebelum direvitalisasi, seperti tidak ada lagi genangan air, bau busuk yang menyengat dan lainnya.

Terhadap 23 pasar yang belum direvitalisasi pihaknya menargetkan akan mengupayakan secepatnya, baik menggunakan dana APBD atau APBN.

"Jika APBD tidak memungkinkan kami akan mengupayakan revitalisasi melalui APBN, hanya saja kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan sekaligus," sebutnya.

Dari 49 pasar di Pesisir Selatan, 10 diantaranya dikelola pemerintah kabupaten, sementara empat lainnya merupakan pasar serikat yang pengelolaannya sebagian dilaksanakan pemerintah kabupaten dan sebagian lagi oleh nagari dan sisanya dikelola nagari secara keseluruhan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar