Pemkot Solok Siap Hadirkan MPP saat tandatangani Komitmen dengan Menpan-RB

id mal pelayanan publik

Wali Kota Solok, Zul Elfian menandatangani komitmen pelenggarakan MPP bersama Menpan-RB, Syafruddin. (Antara Sumbar/Humas)

Solok, (ANTARA) - Wali kota Solok Zul Elfian melakukan penandatangan komitmen bersama penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, di Jakarta, Rabu (27/3).

Penandatanganan komitmen antara Wali Kota Solok bersama puluhan kepala daerah lainnya di Indonesia dengan Menpan-RB merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam reformasi sistem pelayanan publik.

Dalam kesempatan itu, Menpan-RB, Syafruddin menegaskan masyarakat sangat berharap pelayanan yang diberikan pemerintah bisa setara dengan kualitas pelayanan yang diberikan sektor privat.

"Masyarakat mengidamkan pelayanan yg efektif, efisien, tepat guna, tepat sasaran serta bisa menumbuhkan, kepercayaan, kepuasan, dan meningkatkan kebahagiaan masyarakat," ungkap Syafruddin usai penandatanganan komitmen gedung kementrian.

Ia menjelaskan penandatangan komitmen pembentukan dan penyelenggaraan mal pelayanan publik merupakan salah satu bentuk perubahan dan penyempurnaan pelayanan publik yang dilakukan dengan cepat, mudah, terintegrasi dari pusat ke daerah.

Salah satu sarana penunjang dalam peningkatan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang dengan pesat. Peningkatan pelayanan publik tidak saja dari sisi sarana saja tapi juga sistem yang digunakan.

Pelayanan publik menjadi simbol hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat. Penyelenggara negara terutama dalam bidang pelayanan menjadi garda terdepan pemerintah dalam penyempurnaan sistem pelayanan publik.

Sementara itu, Wali Kota Solok Zul Elfian mengaku Pemkot Solok siap untuk menindaklanjuti penandatangan komitmen dengan membangun mal pelayanan publik di kota setempat.

Bagi Wali Kota Solok, pelayanan publik memang menjadi salah satu perhatian pemerintah disamping pembangunan infrastruktur penting lainnya. Pelayanan yang efektif, efisien dan cepat akan memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi masyarakat.

Secara tidak langsung, juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara negara. Dengan pembangunan MPP diharapkannya menjadi alternatif terhadap persoalan pelayanan publik yang ada selama ini.

"Pelayanan publik menjadi etalase dari pemerintahan yang dijalankan, pelayanan yang baik menandakan pemerintahan yang baik pula, begitu juga sebaliknya, untuk mewujudkannya harus selalu ada terobosan dan komitmen untuk menjalankannya," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar