Pariaman tanam ribuan pohon di pantai antisipasi bencana

id Pariaman

Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm. Heri Pujiyanto (kanan) bersama Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti (kiri) menanam pohon di Pantai Ampalu, Kota Pariaman, Sumbar, Sabtu (30/3). (ANTARA SUMBAR / Aadiaat M.S)

Pariaman, (ANTARA) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat bersama Kodim 0308 Pariaman menanam 1.500 batang pohon di pantai daerah itu untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.

"Penanaman pohon ini merupakan program Badan Nasional Penanggulangan Bencana," kata Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm. Heri Pujiyanto saat penanaman pohon di Pantai Ampalu Pariaman, Sabtu.

Ia mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan salah satu upaya untuk mitigasi bencana karena Sumbar berpotensi terejadi tsunami.

Menurutnya, potensi bencana tsunami tersebut tidak harus ditakuti, namun harus dihadapi dengan bijak yaitu mengatisipasinya salah satunya dengan menanam pohon di sepanjang pantai.

Pohon tersebut, kata dia, dapat mengurangi tekanan tsunami ketika menghantam daerah itu sehingga dapat menekan potensi kerusakan yang ditimbulkan.

Ia menyebutkan pohon yang ditanam di pantai tersebut yaitu akar wangi, cemara udang, dan pulai yang mana ketiga jenis pohon tersebut dinilai kuat menahan tekanan tsunami.

Ia mengatakan penanaman pohon yang dilakukan Kodim 0308 Pariaman tidak saja di wilayah Kota Pariaman namun juga Kabupaten Padang Pariaman.

"Jadi dari Pantai Gandoriah hingga Kecamatan Batang Gasan kami tanami semua, sehingga jumlah pohon yang ditanam sebanyak 250.000 batang pohon," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti mengatakan untuk pohon tersebut tidak saja untuk mengantisipasi stunami namun juga dapat mencega terjadinya abrasi pantai.

"Oleh karena itu kami meminta masyarakat untuk mendukung penanaman phon ini dengan merawatnya," ujarnya

Pihaknya akan memperlombakan merawat pohon tersebut kepada masyarakat agar program itu berjalan dengan baik.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar