Mudahkan bayar pajak, Samsat Nagari dan keliling hadir di Pasaman Barat

id Samsat,Samsat Nagari,Samsat Keliling

Kepala UPTD PPD di Simpang Ampek, Wendri melihat implementasi Samsat Terpusat di Kantor Pelayanan Samsat di Simpang Ampek Pasaman Barat, Kamis (28/3).

Simpang Empat (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) membuka pelayanan Samsat Nagari dan keliling dalam rangka memudahkan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan di daerah itu.

Kepala UPT SI Badan Keuangan Daerah Sumbar, Ahmad Suhendri mengatakan pembentukan Samsat Nagari di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas sebagai tahap uji coba tepatnya di kantor wali nagari Air Bangis.

Kemudian Samsat keliling di Silaping Kecamatan Ranah Batahan yang sudah dimulai pada Kamis (28/3).

Menurutnya melalui layanan Samsat Nagari dan Samsat Keliling ini masyarakat dapat mengakses pembayaran pajak kendaraan seri plat nomor seluruh Sumbar.

Mulai dari pembayaran pajak kendaraan plat hitam, plat kuning, plat merah dan data kendaraan terpusat.

Selain itu juga pengembangan fitur layanan dan konsistensi laporan yang semuanya akan bermuara kepada pencapaian target pendapatan daerah Sumbar akan lebih baik.

"Intinya pembenahan layanan ini diharapkan untuk memudahkan wajib pajak serta masyarakat untuk mengakses pelayanan pembayaran pajak kendaraan," ujarnya.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Pasaman Barat, Wendri menyambut baik implementasi ini di daerah itudengan menyediakan sarana dan prasarana serta akses lainnya.

Menurutnya hal itu dilakukan agar pelayanan di Samsat di Pasaman Barat bisa berjalan dengan lebih sempurna dan memudahkan masyarakat Pasaman Barat dalam membayar pajak kendaraannya.

"Kita lakukan secara learn by doing atau belajar dan melakukannya. Kita melakukan dan langsung kita terapkan layanan ini," ujarnya.

Penerapan layanan itu sudah dimulai di kantor Samsat Pasaman Barat di Simpang Ampek, Samsat Nagari di Air Bangis dan Samsat Keliling pada Kamis (28/3).

Ia menyebutkan dengan sistem baru itu Bank Nagari sebagai pemegang kas daerah langsung terlibat dalam pemungutan pajak pada titik-titik yang sudah ditentukan sebagai kasir pembayaran pajak.

Artinya, petugas Samsat dari Badan Keuangan Daerah Sumbar tidak lagi bersentuhan dengan uang pembayaran pajak..

"Mudah-mudahan dengan adanya terobosan baru ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar pajak kendaraan. Kami mohon dukungan semua pihak," harapnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar