Gubernur Sumbar minta masyarakat membuka diri terhadap investor

id SPBU,Irwan Prayitno,Sumbar Butuh Investasi

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat meresmikan SPBU di Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Selaaa.

Simpang Empat, Sumbar (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno meminta komponen masyarakat membuka diri terhadap investor yang ingin berinvestasi di daerah.

"Jangan tertutup dan bukalah diri selagi investasi yang ditawarkan baik untuk kepentingan masyarakat," katanya saat meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT. Mulya Rezkina Sejahtera di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa.

Ia berharap seluruh tokoh masyarakat, wali nagari dan masyarakat dapat mendukung investor yang ingin menanamkan modalnya di Pasaman Barat.

"Investasi SPBU milik pengusaha Ali Munar ini mencapai Rp8 sampai Rp9 miliar. Tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat nantinya," katanya.

Menurutnya banyak investor yang gagal berinvestasi karena tokoh masyarakat dan masyarakat setemoat tidak mendukung.

"Terima kasih telah berinvestasi yang sangat membantu masyarakat. Semoga SPBU ini dapat berjalan lancar dan usaha yang menguntungkan," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa hadirnya SPBU memiliki arti yang sangat penting dalam menjawab kerisauan masyarakat.

SPBU dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh BBM dan dapat membuka lapangan kerja dalam rangka mengurangi angka pengangguran.

Ia meminta pihak SPBU untuk dapat memanajemen distribusi minyak dengan baik agar tidak terjadi antrean panjang dan disalahgunakan.

Wakil Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan Pemkab sangat mendukung keberadaan SPBU tersebut. Sebab, keberadaan SPBU pasti sangat membantu dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh BBM dibagian wilayah utara Pasaman Barat.

"Terima kasih kita ucapkan kepada Bapak Ali Munar berserta keluarga dan ucapan selamat kepada masyarakat Air Bangis dan sekitarnya. Semoga keberadaan SPBU juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT. Mulia Rizkina Sejahtera, Ali Munar menyampaikan bahwa SPBU tersebut akan dijadikan SPBU percontohan dengan pelaksanaan shalat lima waktu berjamaah setiap harinya di SPBU setempat.

"Ini akan saya jadikan sebagai SPBU percontohan. Tidak dibenarkan ada operasi ketika masuk waktu shalat," tegasnya.

Ia mengimbau kepada semua pihak untuk mengawasi karyawan SPBU tersebut. Jika ada yang menyalahi aturan, dirinya siap menerima setiap laporan dan siap mengevaluasi para karyawannya.(*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar