Pebalap Tour de Singkarak 2019 berpeluang jajal jalan kawasan Mandeh

id Nasrul Abit

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit. (ANTARA SUMBAR/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Pebalap yang mengikuti ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak 2019 berpeluang menjajal jalan baru yang menawarkan keindahan alam pesisir Kawasan Wisata Mandeh di Pesisir Selatan.

"Pemandangan alam di sepanjang jalan itu sangat memukau. Pantas untuk menjadi salah satu jalur TdS yang memadukan sport dan tourism," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Padang, Senin.

Jalan di Kawasan Mandeh sepanjang 41,08 kilometer itu telah rampung dikerjakan akhir Desember 2018 dan telah menjadi salah satu favorit bagi pecinta swafoto karena menawarkan pemandangan yang memukau.

Kondisi jalan yang cukup luas dan mulus, serta jalurnya yang berbelok-belok, mendaki dan menurun cukup menantang bagi pebalap.

Pendakian dan penurunan ekstrim di Sungai Pisang, Padang juga menjadi nilai lebih bagi jalur ini karena dibutuhkan seorang "raja tanjakan" untuk bisa melewatinya.

Namun menurut Nasrul, keikutsertaan jalur itu menjadi salah satu etape TdS, bergantung pada usulan Bupati setempat serta kelaikan menurut tim survei.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan tim survei akan melewati jalan Kawasan Wisata Mandeh untuk melihat kemungkinan jalur itu dilewati pebalap saat Tour de Singkarak 2019.

Jika dinilai laik, TdS akan menjadi promosi yang positif bagi kawasan Raja Ampat-nya Sumatra itu.

Jalan mulus dan lebar memungkinkan untuk dilewati pebalap. Mudah-mudahan bisa dan masuk dalam rute TdS 2019," katanya.

Bisa saja para pebalap start dari pantai Carocok Painan kemudian memasuki kawasan Tarusan arah ke Mandeh dan tembus di jalan Bungus Teluk Kabung.

Tour de Singkarak rencananya digelar pada 2 hingga 10 November 2019. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar