Persatuan Pedagang Sate Padang akan gelar Pasar Sate

id festival sate,pasar sate,Persatuan Pedagang Sate Padang

Pengunjung menikmati sate pada Festival Makan Sate, di Jl Permindo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (16/2/2019). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ama/)

Padang (ANTARA) - Persatuan Pedagang Sate Padang (PPSP) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan akan menggelar Pasar Sate pada Minggu 17 Maret 2019 sebagai upaya membangkitkan moral pedagang sate usai ditemukan kasus sate dari daging babi.

"Alhamdulillah, usai penyelenggaraan festival sate pada 16 Februari 2019 kepercayaan masyarakat terhadap sate halal semakin meningkat meskipun belum lagi normal," kata Penasihat Persatuan Pedagang Sate Padang Miko Kamal di Padang, Jumat

Ia menyampaikan pasar sate akan digelar di halaman Kantor Dinas Perdagangan Kota Padang di Jalan Khatib Sulaiman Padang.

"Secara khusus, tujuan penyelenggaraan Pasar Sate adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sate, meningkatkan pendapatan pedagang sate serta meramaikan hari bebas kendaraaan di Khatib Sulaiman," kata dia.

Ia mengatakan arga sate yang dijual pada Pasar Sate Rp10.000 per porsi yang terdiri atas tiga tusuk daging, dua ketupat dan segelas air mineral.

"Rencananya, Pasar Sate diikuti oleh pedagang, yang sudah menyatakan keikutsertaan sampai hari ini sebanyak 17 pedagang," kata dia.

Menurut informasi dari pedagang sate yang tergabung pada Persatuan Pedagang Sate Padang normalisasi bisnis sate di Padang sudah mencapai 60 persen setelah diadanya temuan sate daging babi di Simpang Haru.

Pada penyelenggaraan Festival Sate Permindo 16 Februari 2019 sekitar 1.000 orang hadir pada festival sate tersebut dengan omzet pedagang pada festival tersebut mencapau Rp. 18.520.000.

Sebelumnya Wali Kota Padang Mahyeldi menyerukan agar masyarakat tidak khawatir dengan kasus sate yang terungkap beberapa waktu lalu.

"Jangan terpengaruh dengan kasus itu, karena yang bermasalah cuma satu. Sementara masih banyak pedagang yang baik dan jujur," katanya.(*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar