Pemkab Sijunjung kukuhkan tim penilai negari berprestasi 2019

id lomba nagari

Ketua Tim Penilaian Nagari Berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung Khamsiardi. (ist)

Muaro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung telah mengukuhkan tim penilaian nagari berprestasi tingkat kabupaten dengan terbitnya Surat Keputusan bupati Nomor. 188.45/81/KPTS-BPT-2019, tanggal 12 Februari 2019.

Tim yang diketuai Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung, Khamsiardi, dengan wakil ketua ketua TP PKK Hj. En Yuswir Arifin, beranggota 19 orang pada 18 Maret 2019 sudah mulai tahapan, kata Khamsiardi di Muaro, Jumat.

Ke-19 anggota itu, Ayu Bony Dwi Fitha (Kabid Pemerintahan Nagari DPMN), Nasruddin (Kabid Keuangan dan Pembangunan DPMN), Nasrul (Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMN), Basinar (Kabid Perindustrian Dinas Dagperinkop UKM).

Rosman Effendi (Kabid Perencanaan Sosbud Bapppeda), Lidya Alfadhli (Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes), Yulwaren (Kabid Bidang Manajemen Data dan Sistem Informasi Dinas Kominfo).

Adha Norrfedy (Kasi Pembinaan Sejarah dan Kepurbakalaan Disdikbud), Afri Dewi (Kasi Kesatuan Bangsa Kantor Kesbangpol dan Linmas), Eva Lina (Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD).

Taufik Fadhillah (Kasi Kerjasama dan Evaluasi Perkembangan Nagari DPMN), Yulia Astuti (Kasi Pengembangan dan Kapasias Aparatur DPMN), Dewinta Indri Astuti (Kasi Penataan Administrasi Pemerintahan Nagari DPMN).

Ny. Analisa Yunanto Masri (wakil ketua III TP-PKK Kabupaten Sijunjung), Nasrul Rasyad (pers) serta Syamsu Anwar, Lola Silviani, Un Masdi, Wahyudi Gusfitrian Janis (Funsional Umum DPMN).

Dalam memilih nagari terbaik dan berprestasi, indikator yang akan dinilai, bidang pemerintahan nagari, bidang kewilayaan dan bidang kemasyarakatan nagari, kata Plt. Kepala DPMN, Khamsiardi, di ruang kerjanya.

Bidang pemerintahan nagari yang akan dinilai meliputi pemerintahan, kinerja, inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat, nagari berbasis teknologi informasi/e-government serta pelestarian adat dan budaya.

Bidang kewilayaan nagari, meliputi identitas, batas, inovasi, tanggap dan siaga bencana serta pengaturan investasi. Bidang kemasyarakatan nagari, partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Untuk nagari yang terpilih sebagai terbaik I, II dan III serta harapan I, II dan III, Pemkab Sijunjung menyediakan uang pembinaan Rp5 juta, Rp4 juta, Rp3 juta, Rp1 juta, Rp850 ribu dan Rp500 ribu.

Disamping menerima piala serta piagam penghargaan dan tabanas, nagari yang terpilih sebagai terbaik pertama, kedua dan ketiga, juga berpeluang untuk mewakili Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti lomba nagari berprestasi di tingkat Provinsi Sumbar pada 2020 mendatang, jelas Khamsiardi.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar