Oknum guru di Malancan dilaporkan ke polisi, dugaan penganiayaan siswa

id Guru

Silvester Siripeibu(42) warga Dusun Kelak Bunda, Desa Malancan, Kecamatan Siberut Utara mendatangi Kepolisian Resor Kepulauan Mentawai di Tuapeijat melaporkan oknum guru SMPN 4 dan memperlihatkan surat tanda laporan sudah diterima. (Ist)

Mentawai (ANTARA) - Silvester Siripeibu(42) warga Dusun Kelak Bunda, Desa Malancan, Kecamatan Siberut Utara mendatangi Kepolisian Resor Kepulauan Mentawai di Tuapeijat melaporkan oknum guru SMPN 4 Malancan Pbrima Doriez atas dugaan kasus penganiayaan siswa.

Siswa yang diduga diduga dipukul adalah Petrus Wardiman(13) salah satu siswa SMPN 4 Malancan yang merupakan anak kandung dari Silvester Siripeibu, sehingga atas kejadian dilaporkannya ke Polres Mentawai, Selasa.

Petrus yang salah satu dari 15 orang siswa menjadi korban dugaan pemukulan oknum guru di SMPN 4 Malancan pada 23 Februari 2019.

Dari keterangan Silvester, Pbrima Doriez diketahui guru berstatus PNS yang pernah mengajar di Desa Madobag.

“Pbrima Doriez itu pindahan dari Madobag juga pernah melakukan tindakan serupa, kemudian pindah ke Malancan, sekarang kami ingin minta pindahkan dia dari Sikabaluan,” katanya.

Meski sudah diselesaikan secara adat (denda) namun Silvester Siripeibu tak puas dengan hasil kesepakatan karena pada waktu itu yang menghadiri adalah istri dari pelapor.

“Meski sudah diselesaikan secara asat saya tidak puas dan membawa kasus ini pada proses hukum, dan kita sudah melapor serta laporan kita sudah diterima Polres Mentawai,” kata Silvester, di Kantor Satreskrim Polres Mentawai.

Laporan tersebut telah diterima Polres Mentawai dengan nomor STPL : 11/I/2019/SPK-B yang terima oleh Briptu Rusdianto selaku piket atau anggota jaga.

Iptu Irmon, Kasat Reskrim Polres Mentawai membenarkan laporan tersebut sudah diterima, dan pada hari ini akan menuju langsung ke TKP.

“Laporannya sudah kita terima, hari ini (12/3) kami akan turun ke lokasi untuk menindak lanjuti laporan dugaan penganiayaan dari masyarakat ini,” katanya di Kantor Satreskrim.

Silvester sebagai orang tua korban bertekad melaporkan peristiwa tersebut karena tak tega melihat anaknya diperlakukan dengan tindak kekerasan apalagi mengalami luka oleh pihak lain.

“Saya percaya ini akan diproses oleh polisis dan berharap ini dapat tuntas untuk keadilan,” katanya usai melaporkan kasus tersebut di Polres Mentawai.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar