Tanah Datar bangun wisata wahana air di Silabuak

id Silabuak,Tanah Datar

Tabek gadang (kolam besar) yang akan dijadikan wisata wahana air di Jorong Silabuak Nagari Parambahan Kecamatan Limo Kaum Batusangkar Kamis, 7/3. (Antara Sumbar/Etri Saputra)

Batusangkar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, akan menjadikan "tabek gadang" atau kolam besar di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, menjadi destinasi wisata wahana air untuk menggenjot wisatawan datang ke daerah itu.

"Pembangunan wahana wisata air itu sejalan dengan visi-misi pemerintah kabupaten dalam peningkatan perekonomian masyrakat melalui pembangunan pariwisata, peningkatan daya saing dan pertanian berdasarkan ABS-SBK," kata Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma di Batusangkar, Kamis.

Ia mengatakan pembangunan objek wisata wahana air tersebut akan mulai digarap pada tahun 2019. Pemeritah setempat telah menyiapkan anggaran melalui Anggaraan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia menilai dengan potensi air yang ada, Tanah Datar sudah sewajarnya memiliki wisata wahana air. Ia optimistis upaya tersebut dapat meningkatkan pendapatan untuk nagari serta untuk Pemkab.

"Kalau dilihat di kabupaten/kota yang memiliki wisata wahana air itu, wisata tersebut mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) mereka disektor pariwisata," katanya.

Kabid Pariwisata dan Olahraga Tanah Datar Jemmy mengatakan perencanaan pembangunan wisata wahana air tersebut sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pemkab setempat melalui Dinas Pariwisata sudah menganggarkan dana sekitar Rp2 miliar melalui APBD.

Pengerjaan akan dimulai jika lahan sudah tuntas pembebasanya. Saat ini lahan tersebut masih menunggu hibah dari masyarakat Silabuak nagari Parambahan ke pemerintah kabupaten.

Direncanakan pembangunan wahana air tersebut akan dibangun di tabek gadang milik masyarakat Silabuak. Tabek tersebut akan diperlebar hingga dua hekatre termasuk lahan untuk parkir.

Sementara Wali Nagari Parambahan Robi Yasdi menyambut baik rencana pembangunan wisata air oleh pemkab. Pihaknya tengah berupaya melakukan pembebasan lahan agar tidak menyalahi aturan dan menimbulkan gejolak ditengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan di sektor wisata sangat bagus karena akan membuka pekerjaan baru bagi anak nagari setempat, serta meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kita di nagari akan menyediakan lahanya, sementara pengerjaanya akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, " ujarnya. ***1***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar