APPMI berharap pemerintah gandeng pihaknya dalam pembangunan sub Penyalur

id appmi,dispenser,bbm,bumdes,sub,penyalur

Pom Mini atau dispenser sub penyalur APPMI (sumbar.antaranews.com/Syafri Ario)

Payakumbuh (ANTARA) - Aliansi Pengusaha Pom Mini Indonesia (APPMI) berharap Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas dan Pertamina menggunakan dispenser karya APPMI dalam pembangunan sub penyalur BBM di Indonesia.

"Kita berharap Pertamina melibatkan APPMI dalam pembangunan infrastruktur dan penyedian dispenser karena produk APPMI murni karya anak bangsa," kata Wakil Ketua Umum APPMI, Darmayanto di Payakumbuh, Jumat.

Ia mengatakan produk APPMI hampir mampu menyamai branded dunia dalam hal teknologi dispenser sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) dan infrastruktur pembangunan sub penyalur.

"Kami ingin pemerintah memberdayakan putra anak bangsa karena APPMI sudah bisa menciptakan sebuah teroboosan teknologi dispenser," kata Darmayanto.

Ia meminta kepada pemerintah untuk melihatkan keberpihakannya kepada karya anak bangsa untuk dilibatkan dalam upaya menerapkan BBM satu harga melalui sub penyalur.

Darmayanto menjelaskan dispenser yang diciptakan APPMI telah mendapatkan legalitas dari pemerintah.

"APPMI memiliki dispenser yang legal menurut undang-undang yang telah memiliki ITP (Izin Tanda Pabrik)" jelasnya.

Seperti diketahui saat ini BPH Migas tengah mensosialisasikan pembangunan sub penyalur BBM dengan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menyalurkan BBM non subsidi.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari (DPMD/N) Limapuluh Kota Zuhdi Perama menyambut baik rencana pemerintah tersebut.

"Kalau memang bisa itu bagus sekali namun kita belum dapat informasi bagaimana caranya dan aturannya," kata Zuhdi. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar