Padang Pariaman data dampak tarif tiket mahal terhadap kunjungan wisatawan

id Jon Kenedi

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padang Pariaman, Jon Kenedi. (Antara Sumbar/Aadiat MS)

Parit Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, segera mendata penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di daerah itu pascanaiknya harga tiket pesawat dan penerapan bagasi berbayar oleh pihak maskapai.

"Kalau diamati memang ada penurunan wisatawan, namun kami belum mendatanya secara konkret," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padang Pariaman, Jon Kenedi di Parit Malintang, Kamis.

Ia mengatakan biasanya pendataan jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata biasanya dilakukan pada akhir tahun atau libur lebaran.

"Sedangkan kebijakan dari maskapai tersebut dikeluarkan awal tahun," katanya.

Ia menyampaikan pihak yang paling dirugikan dari kebijakan tersebut yaitu pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang berada di objek wisata.

Padahal, lanjutnya pihaknya beberapa waktu terakhir gencar membenahi lokasi objek wisata serta melatih pelaku UKM di destinasi wisata.

Pihaknya menyebutkan adapun objek wisata yang gencar membenahi objek wisata yaitu di antaranya Pantai Tiram di Kecamatan Ulakan Tapakis, desa wisata Bukik Siriah Mountain View di Kecamatan Sungai Geringging, dan Pantai Arga Permai di Kecamatan Batang Gasan.

Selain itu pihaknya juga melatih pengelola objek wisata tersebut agar tidak saja mampu mengelola lokasi wisata namun juga melayani wisatawan. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar