Polres Agam ingatkan masyarakat jangan mudah terpecah belah

id Polres Agam

Sekitar ratusan jemaah mengikuti istighomah dan tablik akbar Dalam mewujudkan Pemilu aman, damai, sejuk dan berdusanak di wilayah hukum Polres Agam di Gor Rang Agam, Rabu (27/2). (ANTARA SUMBAR/ Yusrizal)

Lubukbasung (ANTARA) - Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Kepala Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat, AKBP Ferry Suwandi mengingatkan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres itu jangan mudah terpecah belah pada tahun politik ini.

"Jelang pemilihan presiden-wakil presiden, anggota DPR-RI, DPD-RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten sangat rawan kepentingan politik yang ingin memecah belah umat muslim," katanya saat acara istiqhomah dan tablik akbar di Gor Rang Agam, Rabu.

Untuk itu, pihaknya menggelar kegiatan istighomah dan tablik akbar yang dihadiri oleh ratusan majelis taklim, utusan dari sekolah dan lainnya.

Tausiah pada kegiatan itu disampaikan oleh Syahril Ramadhan, zikir disampaikan Boy Lestari dan doa dibacakan oleh Mursa Asmir.

Kegiatan ini dalam rangka untuk menjalin tali silaturahmi masyarakat dengan tema dengan semangat ukhuwah islamiah, sukseskan Pemilu 2019 aman, damai, sejuk dan berdusanak di wilayah hukum Polres Agam.

"Ini maksud dari kegiatan tersebut dan setelah kegiatan itu, masyarakat akan bergandengan tangan sehingga perpecahan itu tidak akan terjadi," tegasnya.

Dalam mewujudkan Pemilu aman, damai, sejuk dan berdusanak di wilayah hukum Polres Agam, pihaknya telah melakukan deklarasi menolak ujar kebencian dan berita bohong dengan melibatkan tokoh masyatakat, tokoh agama dan lainnya.

Selain itu mengimbau masyatakat untuk menyaring kata-kata dan foto sebelum mengirim ke media sosial.

"Masyarakat harus mengkaji dulu baru menyebar ke media sosial, karena ujar kebencian dan berita bohong paling banyak di media sosial sekitar 80 persen," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Ustad Boy Lestari berharap kegiatan ini bermakna bagi masyarakat sehingga wilayah hukum Polres Agam aman saat Pemilu.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk memberikan hak pilih nantinya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar