Pariaman gandeng perguruan tinggi perbaiki ekonomi masyarakat

id Genius Umar,Pariaman Gandeng Perguruan Tinggi,Walikota Pariaman, Genius Umar menandangani nota kerja sama antara Pemko Pariaman dengan Poltekpel Sumba

Walikota Pariaman, Genius Umar menandangani nota kerja sama antara Pemko Pariaman dengan Poltekpel Sumbar di Pariaman, Selasa (26/2). (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), meningkatkan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi vokasi di provinsi itu guna memperbaiki taraf perekonomian warga di daerah itu.

"Salah satu cara mengentaskan kemiskinan di Kota Pariaman adalah dengan meningkatkan pendidikan warga," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Selasa.

Ia menyebutkan saat ini Pemkot Pariaman sudah bekerja sama dengan tiga perguruan tinggi vokasi di Sumbar guna meningkatkan taraf pendidikan warga kota tersebut.

Ia merincikan pada 2018 Pemko Pariaman bekerjasama dengan Politeknik Negeri Padang (PNP) yang mana sudah 19 pemuda Kota Pariaman dikuliahkan diperguruan tinggi tersebut.

Lalu dilanjutkan akhir tahun lalu, Pemko Pariaman juga menjalin kerjasama dengan Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang (ATIP).

"Kerja sama dengan perguruan tinggi yang terbaru yaitu dengan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar," katanya.

Ia menyebutkan sekitar 800 orang nelayan dan pemuda dikirim untuk mengikuti pendidikan dan pelatihaan keterampilan laut di Poltekpel Sumbar.

Ia mengatakan kerja sama tersebut merupakan salah satu program Satu Rumah Satu Sarjana dari Pemko Pariaman yang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan yang ada di dalam keluarga ekonomi tidak mampu di kota itu.

Menurutnya jika warga memiliki bekal pendidikan baik maka warga tersebut dapat memperoleh pekerjaan yang layak sehingga dapat memenuhi kebutuhannya dan keluarganya.

"Bahkan warga tadi pun dapat membuka lapangan pekerjaan," ujarnya.

Ia mengatakan dengan warga yang memiliki pekerjaan yang layak dan dapat membuka usaha secara mandiri maka dapat mengangkat taraf kemiskinan keluarganya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar