Polresta Padang ungkap pemalsuan SIM

id Pemalsuan SIM di Padang,Polresta Padang

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/ama.

Padang, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengungkap pemalsu Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diduga dilakukan P (48).

"Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatannya memalsukan SIM, dijerat pasal 266, Juncto (Jo) 264, jo 263 KUHP tentang Pemalsuan Data Otentik," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, di Padang, Jumat.

Berdasarkan data dari polisi diketahui tersangka melakukan perbuatannya dengan menawarkan jasanya kepada warga yang mengurus SIM.

"Pada awalnya tesangka menyuruh orang yang menggunakan jasanya membuat SIM Golongan A sesuai prosedur pembuatan SIM," kata Kepala Saturan Reserse Kriminal AKP Edryan Wiguna.

Kemudian SIM A tersebut diminta tersangka dan berjanji mengubahnya menjadi golongan B1 Umum.

"Ia menghapus golongan A yang ada di kartu SIM dengan cara dan alat tertentu, kemudian menempelkan golongan B1 umum sesudahnya dengan meminta bayaran," katanya.

Namun polisi berhasil mengendus perbuatan tersangka, hingga ia ditangkap berbekal Surat Perintah Penangkapan Nomor : SP.Kap/40/II/2019/Rekrim, tertanggal 19 Februari 2019.

Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan P yang merupakan warga jalan Seberang Palinggam, Padang, akhrinya ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti dua keping kartu SIM milik warga yang sudah diubah oleh tersangka, serta sejumlah alat untuk mengubah golongan.

Pada bagian lain, polisi mengimbau masyarakat hati-hati dan tidak sembarangan dan teliti ketika ada yang menawarkan jasa. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar