Pondok pesantren Padang Pariaman rusak ditimpa pohon tumbang

id Ponpes tertimpa pohon

Seorang santri Pondok Pesantren Nurul Yaqin Korong Bengkel, Nagari Ambung Kapur, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman, Sumbar melihat petugas dari BPBD setempat yang sedang mengevakuasi pohon yang menimpa pesantren tersebut, Selasa (12/2). (ANTARA SUMBAR / Aadiaat M.S)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Pondok Pesantren Nurul Yaqin Korong Bengkel, Nagari Ambung Kapur, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat rusak akibat dihantam pohon tumbang karena kencangnya angin pada Senin sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

"Setidaknya ada tujuh pohon yang tumbang di sekitar pekarangan dan menimpa beberapa bangunan," kata Tenaga Pengajar Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Rizen Tuangku. Kuniang

Ia menyebutkan adapun bangunan yang ditimpa pohon tersebut yaitu asrama santri pria dan ruangan belajar, sedangkan aula condong akibat dihantam kencangnya angin.

Beruntung pada saat kejadian, lanjutnya santri di pesantren tersebut mengungsi di tempat yang aman sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia menyampaikan untuk sementara santri yang asramanya rusak diletakkan di asrama lainnya yang masih dapat digunakan.

"Meskipun bersempit-sempit untuk tidur namun hal itu harus dilakukan karena kondisi dan keadaan bangunan saat ini. Dan untuk sementara proses belaja mengajar diliburkan,"

Pihaknya memperkirakan kerugian yang dialami oleh pesantren tersebut sekitar Rp250 juta. Kerugian tersebut termasuk aula yang baru dibangun sekitat lima bulan lalu dengan anggaran Rp130 juta itu berukuran 17 x 35 meter.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membantu pondok pesantren agar proses belajar santri bisa berlangsung seperti semula lagi.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar