Seorang santri di Tanah Datar koma diduga dipukuli 16 rekannya

id pemukulan,santri

ilustrasi pemukulan - (ANTARA News / Ridwan Triatmodjo)

Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - Seorang santri di salah satu pesantren yang berlokasi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, koma diduga akibat dipukul secara bergantian oleh 16 orang rekannya.

Kapolsek X Koto, Tanah Datar, AKP Rita Suryanti dikonfirmasi dari Bukittinggi, Selasa, mengatakan pihaknya menerima laporan dari keluarga siswa pada Selasa(12/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Siswa yang diduga menjadi korban pemukulan teman-temannya tersebut berinisial RA dan saat ini dirawat di RS M Jamil Padang dan dinformasikan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Menindaklanjuti laporan tersebut kami memintai keterangan dari pihak keluarga dan sekolah siswa," katanya.

Menurut keterangan keluarga, RA diperkirakan dipukuli bergantian oleh teman-temannya pada Minggu(10/2) sekitar pukul 21.00 WIB.

Sementara keterangan dari pihak sekolah, pemukulan diperkirakan terjadi di hari yang sama pukul 23.00 WIB.

"Saat ini kami belum dapat sampaikan informasi lebih lengkap karena kasus baru dilaporkan tadi siang," ujarnya.

Kepolisian, ujarnya juga belum dapat memastikan penyebab terjadinya pemukulan yang diduga dilakukan oleh 16 santri terhadap satu orang temannya itu.

16 rekan RA yang diduga melakukan pemukulan saat ini sedang di Padang untuk membesuk korban sehingga belum dapat dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut.

"Bagian mana yang dipukuli, atau pakai benda apa, kami juga belum mengetahui. Informasi saat ini RA tidak sadarkan diri. Dari sekolah kami hanya mengamankan satu barang bukti berupa sepasang sepatu," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar